Masjid Kobe: Tetap Kokoh Meski Diterjang Bom dan Gempa Dahsyat

Suka artikel ini, bagikan:

Neomisteri – Masjid yang terletak di Kitano Cho, Kobe ini adalah masjid pertama yang dibangun di Jepang. Pembangunan masjid dengan dana yang dikumpulkan dari komunitas masyarakat muslim Kobe ini memakan waktu tujuh tahun dan dimulai pada tahun  1928.

Masjid yang didesain oleh arsitek asal Ceko, Jan Josef Svagr ini dibangun bergaya tradisional Turki dan baru rampung pada tahun 1935. Masjid ini kemudian dinamakan Masjid Muslim Kobe sesuai dengan letak masjid tersebut berada. Kobe sendiri berarti gerbang gerbang Tuhan.

Pada tahun 1945, Jepang terlibat Perang Dunia II. Serangan brutal pasukan Jepang ke pelabuhan milik Amerika Serikat, Pearl Harbor membuat negara super power itu meradang. Dan akhirnya pemerintah AS memutuskan untuk menjatuhkan bom atom pertama dalam perang di dua kota besar Jepang, Nagasaki dan Hiroshima. Meski tidak terkena bom atom, namun kota Kobe menjadi salah satu kota besar Jepng yang dihujani bom B-29 oleh pesawat pembom milik Amerika.

Kota Kobe menjadi lokasi pemboman karena berbagai alasan. Pertama, Kobe menjadi satu dari enam kota besar di Jepang selain  Nagasaki dan Hirosima. Populasi kota Kobe yang berada di tepi laut saat itu mencapai 1 juta penduduk dan menjadi pusat bisnis dan perdagangan. Karena pelabuhan terbesar di Jepang terletak di kota Kobe, tempat di mana kapal dagang dan kapal perang Jepang bersandar.

Akibat serangan itu, Kota Kobe bisa dibilang rata dengan tanah setelah mayoritas bangunan di kota tersebut runtuh berantakan. Namun keajaiban terjadi. Ketika bangunan di sekitarnya hampir rata dengan tanah, masjid Kobe tetap berdiri tegak. Masjid ini hanya mengalami retak pada dinding luar dan semua jendela kaca pecah.

Serangan bom juga hanya membuat bagian luar bangunan masjid menjadi sangat hitam. Sejumlah tentara Jepang yang berlindung di ruang bawah tanah masjid dikabarkan selamat dari ancaman bom. Masjid ini pun menjadi tempat perlindungan bagi korban perang.

Usai perang, pemerintah Arab Saudi dan Kuwait tergerak menyumbang dana renovasi dalam jumlah besar. Kaca jendela yang pecah diganti dengan jendela kaca baru yang diimpor langsung dari Jerman. Lampu hias baru pun digantungkan di tengah ruang utama. Begitu pula dengan ruang kontrol sistem suhu dipasang di masjid tersebut.

Tidak hanya itu, selain dilakukan renovasi, beberapa bangunan tambahan pun dibangun di masjid itu. Kondisi masjid yang pulih membuat masyarakat muslim Kobe bisa kembali menikmati kegiatan keagamaan di masjid tersebut. Banyaknya donor yang siap memberikan sumbangan bahkan dapat membuat Masjid Muslim Kobe menjadi semakin maju dan berkembang.

Tapi ketahanan Masjid Kobe diuji lagi pada tahu 1995. Kali ini bukan dengan bom atom melainkan dengan gempa berkekuatan 7,2 skala ritcher yang terjadi tepatnya pada Selasa, 17 Januari 1995. Tidak hanya merusak kota Kobe, gempa juga melanda daerah sekitarnya seperti South Hyogo, Hyogo-ken Nanbu dan kota lainnya.

Meski hanya berlangsung 20 detik, tapi gempa tersebut mengakibatkan kerusakan parah dan juga jatuhnya korban jiwa sebanyak 6.433 orang, yang sebagian besar merupakan penduduk kota Kobe. Selain itu, gempa Kobe juga menyebabkan kerusakan besar sejauh 20 km dari pusat gempa.

Gempa Kobe diyakini menjadi gempa terburuk dan terbesar kedua yang terjadi di Jepang. Gempa besar Hanshin-Awaji pada tahun 1923 masih dianggap gempa paling buruk setelah merenggut 140 ribu jiwa. Meski demikian, Masjid Kobe masih tetap berdiri kokoh dan tegak.

Artikel Menarik Lainnya

Amalan Penahan Lapar dan Dahaga Neomisteri - Rasa lapar dan dahaga kerap mudah menghampiri seseorang. Terkadang rasa lapar kembali datang begitu saja meski kita baru saja selesai mak...
Misteri Ribuan Lele Sebelum Longsor Banjarnegara Neomisteri - Sepekan sudah bencana longsor maut di Dusun Jemblung Desa Sampang, Banjarnegara, Jawa Tengah, terjadi. Dusun kecil di lereng Dieng ini pu...
Naas, Wanita Muda Ini Beli Rumah Berhantu Neomisteri - Maksud hati ingin memamerkan rumah yang baru dia beli kepada teman-temannya. Namun saat dia mengambil foto untuk diunggah ke media sosial...
6 Kutukan Batu Permata Paling Terkenal di Dunia Neomisteri - Sejak lama, berbagai jenis batu permata menjadi koleksi dan perhiasan bagi banyak orang. Itu tidak terlepas dari aneka ragam keindahan ya...
Menyusuri Kota Hantu Helltown di Ohio Neomisteri - Berbagai kisah seram menyelimuti desa Helltown yang terletak di Boston, Ohio. Menyusul keberadaan rumah-rumah kosong yang dibebaskan oleh...
Mitos Rep-repan di Sejumlah Negara Neomisteri - Apakah anda pernah mengalami rep-repan saat sedang tidur? Rep-repan adalah istilah di masyarakat Indonesia terhadap kondisi dimana anda t...
Misteri Aksi Bunuh Diri Puluhan Anjing di Jembatan... Neomisteri - Misteri menyelimuti Overtoun Bridge, jembatan kuno di Skotlandia. Pasalnya, jembatan yang membelah sungai Clyde ini kerap menjadi lokasi ...
10 Tempat Paling Menakutkan di Dunia (1) Neomisteri - Di dunia ini ada sejumlah tempat yang dianggap paling menyeramkan. Sebab di tempat-tempat ini kerap muncul berbagai aktifitas aneh yang a...
Ajaib, Pria Ini Sembuh Setelah Koma 12 Tahun Neomisteri - Pistorius awalnya adalah seorang pria yang hidup normal. Tapi kehidupan pria asal Afrika Selatan itu berubah pada Januari 1988. Berawal k...
Mimpi Bertemu Artis Atau Orang Terkenal Neomisteri - "Percaya enggak percaya, semalem ane mimpi ketemu Luna Maya (artis)," kata Mat Soge kepada sahabatnya, Udin di sebuah kedai kopi. "Maknan...

18 comments

  1. biar tambah pinter, saya tambahin fakta sejarah, pada waktu itu bahkan tentara jepang menyimpan senjata dan bom disitu … kenapa ?? apa mereka menjadi muslim ?? tentu tidak – semata2 karena mereka menggunakan otak

    logika saja, di masa itu bangunan di jepang rata-rata terbuat dari kayu. Lihat mesjid itu, dibuat dari beton dan semen. Pihak sekutu menggunakan bom khusus yang disebut incendiary, atau bom bakar yang memang didesain menimbulkan kebakaran luar biasa di bangunan kayu, tapi tidak di bangunan semen dan beton

    makanya tentara jepang menyimpan senjata dan amunisi disana, begitu api mendekat, mereka padamkan, jaga dan rawat, MAKANYA SELAMAT

    kalau tidak percaya, pelototi itu bangunan di kiri mesjid di kejauhan, seperti bangunan apartemen dan UTUH juga, apa subhanabuddha ??

    nothing so special lah

  2. min, ckckck.. semua bangunan kalau kena bom berkekuatan tinggi dan lokasinya tepat sasaran pasti hancur tidak terkecuali, mau mesjid gereja wihara pura kelenteng, obyek suci dll.. dipastikan tinggal puing.. gak ada itu isu supernatural ini itu.. ane curiga artikel kayak gini tujuan utamanya membodohi orang.. dan hanya orang bodoh yg mau percaya masalah beginian

  3. @Andre: kl Mesjid d Aceh, d skelilingnya semua rata dengan tanah, beda dengan gmbr Mesjid Kobe,, msh ada pilar2 yg tegak berdiri..

    @Yudha: kan pnulis sdh meminta maaf & brterima kasih atas masukan komen2 d atas,,
    kya kamu manusia gk prnah buat salah ajaa..

  4. gk jugA ,doloe di jepang wkt terjadi tsunami fukusima ada patung2 buddha dan patung bodhisatva berdiri utuh , padahal patung ini berdiri di halaman dan disekitarnya hancur lebur . silakan cek di google . apakah patung2 ini dilindungi oleh allah juga

  5. kenapa ya sering Masjid didareah bencana besar tetap bediri kokoh padahal bahan pembuatnya gak jauh beda dengan gedung2 yang lain…ada tanggapan ilmiah terhadap fenomena ini..

  6. bukanya ini foto di aceh!
    kobe tidak di bom, yang di bom Amerika Serikat itu Hiroshima dan Nagasaki…
    beritanya yang jelas donk…….

    1. Terima kasih atas kritikannya. Artikel sudah kami ralat. Untuk fhoto, itu benar adanya…

  7. subhanallah….saya pernah beberapa kali shalat jumat di masjid kobe….maret 2005 saya stay di kobe…..jadi kangen pengen ke sana lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *