Share

Manusia Super: Sosok Daredevil di Dunia Nyata

Neomisteri – Masih ingat film superhero berjudul Daredevil yang dibintangi oleh Ben Affleck? Film yang pertamakali diluncurkan pada tahun 2003 itu merupakan adaptasi dari komik Marvel Comics yang mengisahkan karakter superhero bernama Daredevil (manusia tanpa rasa takut).

Yang unik, tokoh superhero ini buta mata. Tapi dia mampu menumpas kejahatan dengan “penglihatan khusus”, yaitu menggunakan getaran suara (Echolocation). Banyak yang menilai kemampuan super ini hanya fantasi sang penulis cerita. Tapi siapa kira jika kemampuan itu (Echolocation) benar-benar ada di dunia nyata.

Echolocation adalah kemampuan seseorang untuk mendeteksi benda-benda di lingkungan mereka dengan merasakan getaran dari benda yang berada di sekitar. Mereka melakukannya dengan aktif menciptakan suara, misalnya dengan menekan tongkat, melakukan injakan atau membuat suara dari mulut mereka.

Orang-orang yang memiliki kemampuan echolocation dapat menafsirkan gelombang suara yang dipantulkan dari benda di dekatnya. Dan dengan akurat mereka bisa mengidentifikasi letak seluruh benda di sekitarnya beserta ukurannya. Bahkan beberapa di antaranya bisa menjelaskan warna objek tersebut.

Kemampuan ini digunakan oleh beberapa orang buta sebagai alat untuk menuntun (wayfinding akustik) yang mengutamakan pendengaran daripada gambaran visual. Hal ini sama seperti prinsip sonar aktif dan echolocation yang dimiliki sejumlah hewan. Seperti kelelawar, lumba-lumba dan paus bergigi.

Kemampuan echolocation seorang manusia telah dikenal dan dipelajari secara resmi setidaknya sejak tahun 1950-an. Dalam hasil penelitian ilmiah, diketahui jika penglihatan dan pendengaran memiliki kaitan erat dalam memproses pantulan gelombang energi. Berikut ini sejumlah orang buta yang memiliki kemampuan echolocation:

Daniel KishDaniel Kish
Pria kelahiran Montebello California AS 1966 silam ini mengalami kebutaan sejak masih bayi. Kanker retina mata membuatnya tidak bisa melihat sejak berusia 13 bulan. Sejak musibah itu, dia lalu mengembangkan kemampuan echolocation.

Dia coba memetakan lingkungan sekitarnya melalui gelombang atau getaran yang dia ciptakan dari mulutnya. Sejak awal dia tidak ingin menggunakan tongkat karena dianggapnya sebagai perangkat “orang cacat”. Dia merasa dirinya tidak cacat sama sekali.

Saat ini, dia telah menjadi seorang ahli human echolocation sekaligus presiden organisasi nirlaba yang membantu kehidupan orang tunanetra, World Access for the Blind. Kish mengajarkan mereka bagaimana menavigasi lokasi baru dengan aman, dengan teknik yang dia sebut sebagai “FlashSonar”. Kish sendiri

Ben UnderwoodBen Underwood
Didiagnosa menderita kanker retina pada usia dua, Amerika Ben Underwood kehilangan penglihatannya pada usia tiga tahun. Dan dia mulai mengembangkan echolocation pada usia lima tahun. Dia mendeteksi lokasi objek dengan sering membuat suara-suara mengklik dengan lidahnya.

Kemampuannya saat ini membuatnya bisa untuk berjalan, bermain basket, naik sepeda, sepatu roda, bermain foosball dan skateboard. Dengan berbagai aktifitas yang bisa dia jalani bak orang normal, sosok Underwood dianggap sebagai echolocators manusia yang paling mahir.

Sayang usia Underwood tidak lama. Dia meninggal pada tanggal 19 Januari 2009 di usia 16. Dia meninggal karena kanker yang sama yang telah merenggut penglihatannya.

Tom De Witte
Dev Witte lahir pada tahun 1979 di Belgia. Penyakit glaukoma kongenital bilateral di kedua mata membuat De Witte mengalami kebutaan total sejak 2009. Dia diajari kemampuan echolocation oleh Daniel Kish. Kemampuan echolocation yang dimilikinya membuat dia dijuluki “Batman dari Belgia” oleh media.

Juan Ruiz
Pria asal Los Angeles California ini pernah menjadi bintang tamu acara superhumans Stan Lee. Dia dijuluki sebagai”Man Electro”. Juan Ruiz buta sejak lahir. Tapi dengan kemampuan echolocation yang dimiliki, dia terbukti mampu mengendarai sepeda, menghindari mobil yang diparkir dan hambatan lain dari benda-benda yang ada di dekatnya.

3 Comments on this Post

  1. Dimana ada kekurangan, disitu ada kelebihan :D

    Reply
  2. Dimana ada kekurangan, disitu pasti ada kelebihan :D

    Reply
  1. [...] Echolocation adalah kemampuan seseorang untuk mendeteksi benda-benda di lingkungan mereka dengan merasakan getaran dari benda yang berada di sekitar. Mereka melakukannya dengan aktif menciptakan suara, misalnya dengan menekan tongkat, melakukan injakan atau membuat suara dari mulut mereka. [...]

Leave a Comment