Kisah Pulau Hantu Poveglia di Italia Utara

Suka artikel ini, bagikan:

Neomisteri – Poveglia merupakan sebuah pulau kecil yang terletak antara Venesia dan Lido di Laguna Venesia, Italia utara. Sebuah kanal kecil membagi pulau itu menjadi dua bagian. Sejarah mencatat pulau ini pertama kali dihuni pada tahun 421 ketika kaum Padua dan Este melarikan diri ke pulau ini untuk menghindari invasi barbar.

Namun baru pada abad kesembilan, pulau ini mulai memiliki penghuni tetap. Peperangan beberapa kali terjadi di pulau ini menyusul upaya kaum Barbar yang coba mengejar kaum Padua dan Este yang melarikan diri. Dalam beberapa kesempatan, kaum Padua dan Este mampu memenangi peperangan tersebut.

Pada tahun 1379, Venice yang membawahi pulau Poveglia diserang armada Genoan dan membuat para penghuni pulau tersebut diungsikan ke Giudecca. Sementara pemertintah Venice memanfaatkan pulau yang sudah kosong ini sebagai pertahanan dengan membangun benteng Octagon.

Saat perang berakhir, di tahun 1661 para penduduk asli Poveglia ditawarkan untuk kembali ke pulau tersebut sekaligus membangun ulang pulau itu. Namun mereka menolaknya dan membuat pulau itu tetap tidak berpenghuni.

Pulau Poveglia

Pada tahun 1777, Poveglia yang di bawah kewenangan Dinas Kesehatan manfaatkannya sebagai lokasi transit barang dan masyarakat yang hendak datang ke dan pergi dari Venesia menggunakan kapal. Pada 1793, ada kasus wabah penyakit di dua kapal yang membuat Poveglia difungsikan sebagai tempat karantina.

Fungsi ini dipermanenkan pada tahun 1805 di bawah pemerintahan Napoleon Bonaparte. Hal ini berlangsung hingga memasuki abad 20. Tetapi pada tahun 1922, bangunan yang ada di pulau ini diubah menjadi rumah sakit untuk perawatan sakit mental.

Fungsi pulau Poveglia sebagai tempat bagi perawatan sakit mental berlangsung hingga 1968 dan kemudian ditutup. Selanjutnya pulau ini kosong tanpa penghuni. Pulau ini juga ditutup untuk para wisatawan dan penduduk lokal di sekitar Povegila.

Kisah Menyeramkan
Kisah menyeramkan mewarnai pulau ini. Fungsinya pada dahulu kala sebagai tempat peperangan dan karantina wabah penyakit menular membuat Poveglia dikabarkan jadi lokasi tewasnya 160 ribu jiwa. Kenyataan ini membuat Poveglia dipercaya menjadi tempat puluhan ribu ‘arwah penasaran’ menampakkan diri. Tidak sedikit warga yang mengalami pengalaman supranatural kala berkunjung ke sana.

Kisah menyeramkan lainnya terkait penggunaan pulau ini sebagai tempat penyembuhan pasien penyakit mental. Dari desas-desus warga sekitar, saat itu ada sejumlah dokter ‘psikopat’ yang kerap menyiksa dan membantai para pasien. Sang dokter penjagal pun dikabarkan tewas melompat dari menara. Hantu sang dokte dikabarkan kerap menampakkan diri kala malam hari.

Poveglia pun kini dikenal sebagai salah satu pulau angker yang ada di dunia. Bahkan Pulau ini masuk dalam sejumlah acara supranatural populer seperti Ghost Adventurers dan Scariest Place on Earth. Poveglia juga masuk dalam acara reality show ‘Death in Venice: Demon Doctor’.

Artikel Menarik Lainnya

Heboh Berita Festival Pemerkosaan Massal di India Neomisteri - India dan dunia dihebohkan berita yang dilansir National Reports (nationalreport.net) pada awal November lalu. Sebab situs berita asal Am...
Video: Sisi Kelam Jembatan Kebanggaan Amerika Seri... Neomisteri – Jembatan ini sejak lama menjadi kebanggan kota San Fransisco dan simbol kebesaran negara adidaya Amerika Serikat. Kemegahan dan kekuatan ...
Akhir Tragis Pemenang Kuis Berhadiah 8 Milyar Neomisteri - Nasib naas dialami mantan pemenang kuis ternama "Who Want To Be Millionare" asal Jerman, Marlene Grabherr. Kehidupanya berakhir tragis me...
Heboh Kesurupan Masal di Malaysia, Mendunia Neomisteri - Sebuah sekolah di Kota Baru, Malaysia dilanda kesurupan masal. Ada sekitar 100-an siswa yang dikabarkan mengalami kesurupan yang membuat ...
Pemberkatan Gadget, Layanan Unik di Kuil Ini Neomisteri - Layanan unik diberikan oleh Kuil Kanda Myojin. Kuil di Jepang ini memberikan layanan pemberkatan untuk gadget atau perangkat komunikasi e...

6 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *