Patung Moai pulau Easter Island 2

Rahasia Patung Berjalan Suku Rapa Nui di Easter Island

Suka artikel ini, bagikan:

Neomisteri – Misteri menyelimuti keberadaan ratusan patung raksasa yang tersebar di Easter Island. Tak heran jika pulau seluas 163.6 Km persegi yang termasuk dalam pemerintahan negara Cile itu masuk dalam daftar lokasi misterius yang ada di dunia.

Patung-patung yang dinamakan Moai itu dibangun oleh suku Rapa Nui yang menghuni Easter Island pada tahun 1250 hingga 1500 masehi. Tinggi rata-rata ratusan patung tersebut adalah sekitar 4 meter dengan berat rata-rata 14 ton.

Yang menjadi spekulasi adalah bagaimana suku Rapa Nui memindahkan patung-patung yang terbuat dari abu vulkanik tersebut ke berbagai pelosok pulau dari lokasi pembuatannya yang terletak di kawah Rano Raraku.

Banyak yang meyakini suku Rapa Nui memindahkan patung-patung tersebut dengan bantuan kekuatan ghaib. Dan tidak sedikit yang percaya itu dilakukan oleh bantuan alien yang datang ke bumi atau kaum raksasa yang menguni pulau itu di masa lampau.

Pasalnya dengan kehidupan suku Rapa Nui yang tradisional, mereka diragukan sudah mampu menciptakan alat transportasi modern seperti saat ini untuk mengangkut ratusan patung yang memiliki berat rata-rata belasan ton itu.

Dari cerita yang tersebar, para penghuni pulau percaya, nenek moyang mereka memindahkan patung-patung itu dengan membuat mereka berjalan. Konon seorang raja Rapa Nui, Tu Kuu Lhu meminta bantuan dewa Makemake untuk membuat patung-patung itu berjalan.

Namun misteri ratusan tahun itu sedikit terungkap pada tahun 2012. National Geographic memaparkan penemuan dua antropologi modern yang mengungkap rahasia sederhana bagaimana membuat patung belasan ton itu berjalan.

Pengungkapan ini berawal dari Terry Hunt yang berasal dari Universitas Hawai dan Carl Lipo dari Universitas Negeri California yang melihat patung-patung tersebut yang rata-rata memiliki dasar yang melengkung membentuk hurup D.

Mereka pun selanjutnya melakukan eksperimen membuat sebuah Moai berjalan dengan bantuan 18 sukarelawan yang menggunakan tiga tali tambang. Dua tali untuk menggeser patung dan satu tali lainnya untuk menyeimbangkan gerak patung.

Ajaibnya, patung tersebut secara perlahan bergeser maju. Penemuan ini mengungkapkan suku Rapa Nui hanya membutuhkan teknik sederhana untuk membuat patung besar berjalan. Penemuan ini juga dianggap bisa menepis keyakinan ada keterlibatan alien dalam hal ini. Ingin melihat videonya, klik tautan ini.

Artikel Menarik Lainnya

Hantu Gladiator di Colesseum Roma Neomisteri - Colosseum Roma dianggap menjadi salah satu arsitektur bangunan terindah sepanjang sejarah manusia. Namun di balik kemegahan bangunan yang...
Misteri Terowongan Casablanca Neomisteri - Terowongan yang terletak di Kuningan dan menjadi penghubung jalan Dr Satrio dan Casablanca ini sejak lama menjadi buah bibir masyarakat J...
VIDEO: Film Horor Hongkong Terbaik 2002 Neomisteri – Film garapan sutradara Pang Bersaudara yang dirilis pada tahun 2002 ini bisa dianggap sebagai salah satu film terbaik genre horor yang di...
Naik Haji Berkat Ucapkan Salam Neomisteri - Hari itu masih putih, pagi masih menunjukan sisa-sisa embunnya, menempel pada setiap daun-daun tumbuhan, sampai pos kamling yang berada d...
VIDEO: Sejarah Kelam Rumah Berhantu LaLaurie Mansi... Neomisteri - Sejarah kelam menyelimuti sebuah rumah mewah LaLaurie Mansion yang terletak di New Orleans, Louisiana. Berbagai fenomena supranatural yan...

2 comments

  1. kalo tanah datar bisa dilakukan seperti itu,,tapi kalo tanah terjal dan tebing ???
    sdg daerah Suku Rapa Nui pegunungan..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *