Jokowi

Membaca Watak dan Karakter Capres Jokowi

Suka artikel ini, bagikan:

Neomisteri – Joko Widodo atau yang saat ini akrab disapa dengan nama Jokowi merupakan Gubernur DKI Jakarta saat ini. Namun, baru setahun lebih menjabat sebagai orang nomor satu di DKI, Jokowi maju sebagai capres (calon presiden) di Pilpres 2014 setelah mendapat mandat dari Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.

Pria kelahiran Surakarta, 21 Juni 1961 ini memulai karier politiknya sebagai Walikota Surakarta (Solo) pada tahun 2005. Meski berlatar belakang sebagai pengusaha, Jokowi mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Jokowi mampu menyelesaikan suatu masalah dengan apik dan bijaksana.

Salah satunya adalah ketika membenahi pedagang kaki lima (pkl) di monumen 45 Banjarsari. Tidak seperti pemerintahan kota lainnya yang langsung melakukan tindakan tegas, Jokowi melakukan pendekatan dan dialog yang membutuhkan waktu lama untuk menghindari bentrok.

Tercatat, butuh dialog selama tujuh bulan dan 54 kali sesi makan bersama dengan para pedagang untuk menciptakan kesepahaman. Dan akhirnya para pedagang setuju dan dengan sukarela pindah ke tempat baru tanpa paksaan. Peristiwa ini pun mengangkat nama Jokowi ke pentas nasional.

Di masa kepemimpinannya, Surakarta juga sukses menjadi tuan rumah konferensi Organisasi Kota-kota Warisan Dunia pada tahun 2008. Surakarta juga sukses menjadi tuan rumah Festival Musik Dunia (FMD) yang digelar di Kompleks Benteng Vastenburg pada tahun 2008.

Namun di tengah periode kepemimpinannya yang kedua, Jokowi diberi mandat oleh PDI Perjuangan untuk maju dalam Pikada DKI Jakarta pada tahun 2012. Jokowi bertarung menghadapi Incumbent, Fauzi Bowo yang didukung Partai Demokrat.

Melalui pertarungan dua putaran, Jokowi yang berpasangan dengan Basuki Tjahaya Purnama tersebut akhirnya terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta setelah mendapat suara terbanyak. Keduanya mulai menjabat 15 Oktober 2012.

Selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Jokowi melakukan sejumlah langkah. Seperti peningkatan upah minimum provinsi, kartu jakarta sehat, lelang jabatan dan normalisasi sejumlah waduk dan sungai di Jakarta. Jokowi juga semakin dikenal karena gemar blusukan ke sudut-sudut kota.

Namun tidak hanya pujian yang menghampiri, beberapa kritikan juga mengarah kepadanya. Seperti banjir tahunan yang kerap melanda sebagian besar wilayah Jakarta tetap belum ditemukan solusinya. Serta kemacetan lalu lintas Jakarta yang kian semrawut dari tahun ke tahun dan belum ada tanda-tanda membaik.

Sepanjang kariernya di dunia pemerintahan, sejumlah penghargaan berhasil dia raih. Seperti Adiupaya Puritama dari Kemenpera, Best City Award dari Delgosea, Top 50 Leaders dari Fortune, Tata Ruang Terbaik kedua se-Indonesia dari Kementrian PU.

Dan di tengah tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta, pada 14 Maret 2014 lalu, Jokowi mendapat mandat dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri untuk maju sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu Presiden 2014. Naiknya Jokowi jadi capres sempat menjadi trending topic di twitter.

Membaca Watak dan Karakter Jokowi Berdasarkan Shio dan Zodiak
Jika melihat dari tahun kelahirannya, 1961, maka berdasar penanggalan Tionghoa, Jokowi merupakan sosok yang dinaungi Shio Kerbau. Shio Kerbau melambangkan keuletan dan kerja keras. Orang ini dapat diandalkan, tenang sekaligus sabar.

Buruknya ia keras kepala dan memiliki prasangka kuat. Tapi karakternya yang mantap membuat Kerbau bisa dipercaya memegang sebuah jabatan tinggi. Dalam urusan memenuhi kewajiban, prestasinya juga tidak akan mengecewakan.

Sementara itu, mengacu kepada tanggal lahir 21 Juni, maka Jokowi merupakan sosok yang dinaungi bintang Cancer. Seseorang yang dinaungi bintang bersimbol Kepiting ini dikenal setia, penuh perhatian dan memiliki daya ingat yang kuat. Perilakunya berwatak teguh, mantap dalam pendirian dan suka bersikap hati-hati.

Cancer juga memiliki intuisi yang kuat dan dapat mengetahui pikiran-pikiran dan perasaan yang ada pada orang-orang yang dijumpai. Mereka bisa menjadi sangat agresif jika seseorang menantang mereka. Maka itu jangan main-main dengan kepiting kecuali jika siap untuk dicapit mereka.

Lihat artikel menarik lainnya di tautan ini.

Artikel Menarik Lainnya

Aneka Mitos di Piala Dunia Neomisteri - Sejumlah mitos kerap membayangi perhelatan ajang bergengsi seperti Piala Dunia. Dan inilah salah satu aspek yang di turnamen internasonal...
Kisah Bioskop Berhantu, Bagdad Theater Neomisteri - Bagdad Theater adalah bioskop yang berada di distrik Hawthorne, Portland, Oregon, Amerika Serikat. Bagdad Theater resmi dibuka pada tahun...
Heboh Berita Festival Pemerkosaan Massal di India Neomisteri - India dan dunia dihebohkan berita yang dilansir National Reports (nationalreport.net) pada awal November lalu. Sebab situs berita asal Am...
Meramal Watak dari Hari Kelahiran dan Pasaran Neomisteri - Hari kelahiran seseorang memiliki pengaruh terhadap tabiat dan watak orang tersebut. Berikut ini sedikit ramalan tentang tabiat dan watak...
Kisah Pulau Hantu Poveglia di Italia Utara Neomisteri - Poveglia merupakan sebuah pulau kecil yang terletak antara Venesia dan Lido di Laguna Venesia, Italia utara. Sebuah kanal kecil membagi p...

4 comments

  1. memang megawati punya sistem politik otak mafia..semoga pendukung mega wati ..tetap sengsara diatas kekotoran poliik megawati..

  2. Setiap manusia punya yg namanya salah.tapi jgn lupa setiap manusia juga punya hak untuk berubah.jgn menghakimi orang lain apabila qt juga masih banyak kesalahan.

  3. ingat dong sayang gak lupa…dan ingat juga klo kita semua didunia adalah manusia yang punya sifat sifat….mungkin ini kesempatan untuk merubah sifat yg buruk menjadi baik….

  4. Yth, Ibu Megawati Soekarnoputri
    Semoga Rakyat Tidak Gampang Lupa, saat:

    1. Dulu kau jual satelit negara kami ke Singapura melalui ‘Indosat’ dengan murah. Sehingga kita dimata-matai negara tetangga ! ‪#‎Sudah Lupa‬ ?!? & saat ini Frekwesi Indonesia bermasalah’

    2. Kau jual aset-aset
    kami yang dikelola BPPN (hanya 30% nilainya) ke Asing, dapat
    komisi berapa tuh! ‪#‎Sudah‬ Lupa ?!?

    3. Dulu kau jual kapal tanker
    VLCC Pertamina lalu Pertamina kau paksa sewa kapal VLCC lagi,
    kau UNTUNG dan Kami’ Rakyat Merugi! –#Sudah ‪Lupa‬ ?!?

    4. Dulu kau jual Gas Tangguh
    dengan murah (banting harga) ke China (hanya $3 per mmbtu), sekarang kau teriak-teriak selamatkan Migas !
    ‪#‎SudahkahLupa‬ ?!?

    5. Dulu kau buat UU
    Outsourching yang merugikan kaum buruh wong cilik, jika anda termasuk pekerja outsourching anda adalah korban kebijakan Megawati, Sekarang kau koar-koar atas nama buruh wong cilik !#‎Menolak Lupa‬??

    6. Dulu kau berikan SP3 dan
    SKL, Release dan discharge untuk bandit-bandit dan Rampok BLBI pencuri uang rakyat !
    ‪#‎Semoga Rakyat Tidak Lupa‬

    7. Sekarang, Kau ngomong
    lagi soal Nasionalisme, Setelah kader-kader kau banyak yang korup…. ! #‎Susah‬ Lupa…???

    8. Dan sekarang, Untuk
    mengkatrol suaramu yang
    terpuruk, Kini kau umpankan Si “Kotak-Kotak” Kurus …!!!! !
    ‪#‎Pura2‬ Lupa ?!?

    9. Dulu kau berhutang
    Triliunan rupiah hanya untuk menyelamatkan ‘bandit perampok Negara, Skrg kau jg didukung bandit-bandit untuk naikkan Capresmu.

    10. Dulu kau ngambek karena tidak menang lawan SBY, Sekarang kau jumawa dan sombong meski belum menang, #Lupa juga…?

    11. Ada yang ketinggalan tuh, Soekarno Merebut Papua Barat, Soeharto Merebut Timor-Timor, Kau ‪#‎MELEPAS‬ Pulau Sipadan dan Ligitan #Sudah lupa….??

    12. Sakit Hatinya Kami’ Kau jual ke 60 cukong demi. Si kotak-kotak
    INGAT….!!!!!!!
    Jokowi hanya alat utk memuluskan mega jd penguasa , rakyat harus cerdas. kawan ingatlah.5 menit utk5 tahun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *