6 Kutukan Batu Permata Paling Terkenal di Dunia

Suka artikel ini, bagikan:

Neomisteri – Sejak lama, berbagai jenis batu permata menjadi koleksi dan perhiasan bagi banyak orang. Itu tidak terlepas dari aneka ragam keindahan yang memancar dari batu-batu permata tersebut.

Namun siapa nyana beberapa batu permata menyimpan sejarah kelam. Batu-batu tersebut seperti memiliki kutukan yang menghancurkan hidup si pemilik atau orang dekat di sekitarnya.

Berikut ini 6 kutukan batu permata yang paling terkenal di dunia seperti dikutip dari io9:

Diamond Orlov
Orlov Diamond (Berlian Orlov) merupakan batu berlian putih sebesar separuh telur ayam. Berlian Orlov ditambang dari Kollur, Andhra Pradesh India dan  milik kuil Sri Ranganathaswarmy di Srirangam, Tamil Nadu India yang kemudian hilang karena dicuri pada tahun 1747.

Entah bagaimana ceritanya, Berlian Orlov berada di tangan bangsawan kaya Rusia Count Grigory Orlov. Oleh karenanya penggunaan nama Berlian Orlov mengacu kepada nama Count Grigory Orlov.

Karena kecintaannya, Count Grigory Orlov tanpa ragu menghaadiahkan permata berharganya tersebut kepada Ratu Rusia, Catherine Agung. Selanjutnya Berlia Orlov disematkan di tongkat kekaisaran sang ratu.

Sayang, meski mendapat hadiah tak ternilai, cinta Catherine Agung justru beralih kepada pria lain, Grigory Alexadrovic Potemkin. Sikap Catherine Agung ini membuat Count Grigory Orlov patah hati.

Count Grigory Orlov pun dikabarkan mulai terganggu jwanya karena merasa dikhianati oleh orang yang dicintainya. Count Grigory Orlov pun dikabarkan meninggal dalam kesepian dan hati yang terluka.

Delhi Purple Sapphire
Meski dinamakan Delhi Purple Sapphire, namun batu ini sebenarnya masuk dalam jenis batu kecubung (Amethyst). Batu permata ini ditemukan oleh seorang kurator museum Natural History, London, Peter Tandy 30 tahun lalu.

Delhi Purple Sapphire disumbangkan oleh seorang penulis terkemuka Inggris, Edward Heron Allen. Batu ini ditemukan di lemari Edward dan terpasang dalam rangkaian perhiasan yang dilengkapi simbol aneh dan mistis.

Tidak hanya itu, saat pertama kali ditemukan, Delhi Purple Sapphire juga ditutupi kertas lusuh bertuliskan mantra-mantra dan peringatan agar mewaspdai batu ini yang dipercaya pemiliknya sebagai batu permata yang memiliki kutukan kelam.

Kabarnya, Delhi Purple Sapphire didatangkan ke Inggris oleh seorang tentara kavaleri Inggris yang pernah ditugaskan ke Bengali, India, Kolonel W. Ferris. Namun semenjak memiliki batu permata ini, keluarga Ferris kerap mengalami masalah ekonomi.

Sebelum meninggal bunuh diri, Ferris kemudian memberikan batu permata ini kepada sahabatnya. Dan selanjutnya, Delhi Purple Sapphire jatuh ke tangan Edward Heron Allen. Dan kutukan batu permata Delhi Purple Sapphire pun menimpa Edward Heron Allen.

Edward Heron Allen mengaku kerap bernasib sial sejak menyimpan batu permata ini. Dia bahkan sempat membuang Delhi Purple Sapphire ke sungai Regent. Entah mengapa, batu itu kembali ke tangannya lagi.

Hingga akhirnya cara terakhir yang dia lakukan adalah menyimpan Delhi Purple Sapphire di lemarinya dengan ‘dipagari’ berbagai mantra kuno agar kehidupannya terhindar dari kutukan Delhi Purple Sapphire.

Hope Diamond
Hope Diamond merupakan batu permata indah asal India yang memiliki warna biru cemerlang. The Hope Diamond memiliki nama lain, seperti Le Blue de France, Blue Tavernier dan Le Bijou du Roi.

Dari berbagai cerita yang tersebar, The Hope Diamond awalnya tersemat pada patung Dewi Sinta. Namun pada abad 17, batu permata indah ini dicuri oleh seorang Prancis bernama Jean Baptiste Tavernier.

Pencurian ini membuat The Hope Diamond menyimpan kutukan terhadap pemiliknya. Menyusul tewasnya Jean Baptiste Tavernier yang secara mengenaskan karena diserang anjing liar di Rusia.

Selanjutnya, kepemilikan The Hope Diamond jatuh ke tangan pasangan raja Louis XVI dan Marie Antoinette. Keduanya diketahui tewas mengenaskan, yaitu dipenggal saat terjadinya revolusi Prancis.

Kutukan The Hope Diamond berlanjut kepada pemilik selanjutnya, yaitu keluarga Henry Hope yang membelinya pada tahun 1839 (nama batu The Hope Diamond disinyalir mengacu kepada nama Henry Hope).

Henry Hope memberikan The Hope Diamond kepada salah satu cucunya, yaitu Francis. Namun kegemarannya berjudi membuat Francis terpakasa menjual The Hope Diamond untuk membayar hutang.

Kepemilikan The Hope Diamond kemudian beralih kepada seorang sultan Turki. Sang sultan memberikan The Hope Diamond kepada salah satu istrinya. Namun istrinya tersebut justru dibunuh oleh sang sultan.

Sang Sultan memerintahkan eksekusi karena menilai istrinya tersebut telah berkhianat. Bagaimana nasib sang sultan? Kutukan The Hope Diamond pun dialami sang sultan yang digulingkan dari kekuasaan.

Pemilik selanjutnya batu permata ini adalah Evalyn Walsh McLean. Kutukan batu permata Hope Diamond pun dialami wanita bangsawan kaya ini. Putranya tewas karena kecelakaan mobil, putrinya bunuh diri. Dan suaminya dinyatakan mengalami gangguan jiwa.

Sejak 1958, The Hope Diamond disimpan di Museum Smithsonian atas permintaan raja berlian, Harry Winston.The Hope Diamond pernah dipamerkan keliling Amerika Serikat dalam acara penggalangan dana Winston Court Jewels.

Regent Diamond
Regent Diamond kerap dikenal dengan nama Pitt Diamond. Mengacu kepada nama seorang pejabat India Thomas Pitt yang pernah memiliki berlian langka ini. Saat ini, Regent Diamond salah satu koleksi di Museum Louvre, Prancis.

Regent Diamond pertamakali ditemukan di sebuah pertambangan di Kollur, Andhra Pradesh, India. Kisah tragis pernah dialami seorang budak yang bermaksud menyelundupkan berlian indah ini dalam sebuah pelayaran.

Sang budak tersebut mengalami nasib sial. Sebab seorang kapten Inggris membunuh budak tersebut dan merampas berlian berharga yang disembunyikan sang budak di dalam luka pada kakinya.

Regent Diamond diketahui pernah dimiliki para tokoh ternama seperti Louis XV, Louis XVI, Marie Antoinette hingga Napoleon Bonaparte. Dan seperti diketahui, para tokoh-tokoh terkenal tersebut mengalami tragedi mengenaskan dalam hidupnya.

Black Orlov
Black Orlov merupakan batu permata jenis berlian berwarna hitam pekat. Black Orlov biasa dikenal dengan nama The Eye of Brahma (Mata Sang Brahma). Black Orlov ditemukan di India pada awal abad ke -19.

Meski memiliki keindahan untuk dipandang mata, Black Orlov dikenal memiliki sejarah kelam sekelam warnanya yang hitam pekat. Itu berawal dari aksi pencuri yang mencuri Black Orlov dari sebuah patung suci di India.

Tercatat, tiga pemilik Black Orlov mati bunuh diri. Yang pertama dialami pemilik Black Orlov bernama JW Paris. Pedagang Berlian itu tewas bunuh diri dengan cara meloncat dari gedung Avenue Manhattan.

Kutukan batu permata Black Orlov berlanjut kepada pemilik selanjutnya bernama Putri Leonila Viktorovna Bariatinsky asal Rusia. Tanpa alasan yang jelas, dia tewas dengan cara melompat dari atas gedung tinggi.

Anehnya, hal yang sama juga dialami pemilik Black Orloc berikutnya. Yaitu Putri Nadia Vygin Orlov. Tanpa alasan yang jelas, dia juga tewas dengan cara mengenaskan, yaitu melompat dari atas gedung tinggi.

Blue Diamond
Blue Diamond (Berlian Biru) merupakan sebongkah berlian besar warna biru asal Arab Saudi. Kutukan batu permata Blue Diamond berawal dari pencurian batu permata tersebut yang diselundupkan ke Thailand.

Proses Penyelidikan pun dilakukan untuk menemukan batu permata berharga ini. Penyelidikan mengakibatkan pembunuhan misterius terjadi terhadap pihak-pihak yang terkait. Seperti tewasnya seorang pengusaha Arab Saudi, Mohammed Al Ruwaili.

Tidak hanya itu, proses penyelidikan juga membuat 20 orang yang dicurigai terlibat pencucrian ini telah tewas dengan cara tak wajar. Kasus-kasus kematian yang terjadi membuat kasus ini dikenal dengan nama Blue Diamond Affair.

Hingga kini keberadaan Blue Diamond masih tidak diketahui.

Artikel Menarik Lainnya

Ini yang Akan Terjadi jika Anda Puasa Bicara Selam... Neomisteri - Komunikasi adalah sesuatu yang semua orang butuhkan, itulah mengapa sangat sulit bagi orang normal untuk tetap diam tidak berbicara selam...
VIDEO: Sundel Bolong Neomisteri – Film Sundel Bolong bisa dianggap sebagai film horor terbaik Indonesia di tahun 1980-an. Film yang mengangkat mitos dan legenda masyarakat...
Serangan Sihir Warnai Piala Dunia 2014 di Brasil? Neomisteri - Serangan sihir mewarnai perhelatan Piala Dunia 2014 di Brasil. Hal ini tidak terlepas dari pernyataan seorang dukun asal Ghana Nana Kwaku...
Teke Teke, Urban Legend Menyeramkan dari Jepang Neomisteri - Teke teke merupakan salah satu legenda urban menyeramkan di Jepang. Teke teke digambarkan sebagai sosok arwah wanita yang tidak memiliki ...
Mengenali Perilaku Aneh 7 Hewan Jelang Gempa Neomisteri - Keyakinan masyarakat terhadap kemampuan 'khusus' hewan dapat memprediksi gempa bumi, telah ada selama berabad-abad. Beberapa binatang diy...