Terungkap Misteri Identitas Pembunuh Berantai ‘ Jack The Ripper ‘

Suka artikel ini, bagikan:

Neomisteri – ‘Jack The Ripper’ telah menjadi legenda di Inggris selama 126 tahun. Jack The Ripper yang berarti ‘Jack di Pencabik’ merupakan julukan yang diberikan kepada seorang pembunuh berantai misterius.

Kasus Jack The Ripper dianggap menjadi salah satu kasus pembunuhan terbesar di dunia. Sebab dia diperkirakan telah membunuh 100 korban. Meski yang teridentifikasi hanya lima korban.

Kasus pembunuhan Jack The Ripper muncul pada tahun 1888 di London, Inggris. Para korbannya sebagian besar merupakan para pekerja seks komersial (PSK) yang kala itu marak menjajakan diri di jalanan London malam hari.

Kesadisan Jack The Ripper terlihat dari kondisi mayat para korbannya yang rata-rata isi perutnya terburai. Cara pembunuhan juga terbilang mengerikan. Dengan memotong tenggorokan korban hingga meregang nyawa.

Meski terus dilakukan penyelidikan, namun identitas Jack The Ripper masih misterius. Tapi saat ini, seorang detektif asal barnet, Russel Edwards mengaku berhasil mengungkap identitas Jack The Ripper.

Pengungkapan berawal dari pembelian yang dilakukan Edwards terhadap selendang milik salah satu korban Jack The Ripper yang dia beli di sebuah pelelangan di Bury St Edmunds, Suffolk pada tahun 2007.

“Saya punya satu-satunya bukti forensik kasus ini. Saya telah melakukan penyelidikan selama 14 tahun dan sekarang saya akhirnya telah berhasil mengungkap identitasnya,” kata Edwards seperti dilansir Guardian.

Edward melakukan tes DNA terhadap selendang itu yang hasilnya mengarah kepada seorang pendatang keturunan Yahudi Polandia bernama Aaron Kosminski yang menjadi penghuni rumah sakit jiwa dan meninggal pada tahun 1899.

Aaron Kosminski sendiri merupakan satu dari enam tersangka yang ditetapkan oleh kepolisian London pada saat itu. Namun Aaron Kosminski tidak ditangkap, karena polisi tidak memiliki bukti cukup.

Meski demikian, keyakinan Edwars masih banyak diragukan oleh para ahli. Sebab selendang yang menjadi bukti Edwards telah banyak disentuh orang. Sehingga sampel DNA dari selendang tersebut diragukan.

Artikel Menarik Lainnya

Anneliese Michel, Gadis Cantik yang Tewas Karena K... Neomisteri - Kisah tragis dialami seorang gadis remaja asal Jerman, Anneliese Michel. Gadis berusia 23 tahun itu kerap mengalami kesurupan (kerasukan ...
Konspirasi Penyadapan di Pemindai Sidik Jari iPhon... Neomisteri - Apple telah memperkenalkan iPhone 5S sebagai produk unggulan baru untuk menguasai pasar smartphone. Hadir dengan desain khas yang kini di...
VIDEO: Suasana Mencekam Museum Genocide Tuol Sleng Neomisteri - Museum Genocide Tuol Sleng terletak di Phnom Penh, Kamboja. Bangunan bekas sekolah SMA itu diubah menjadi penjara pada tahun 1975 oleh Kh...
VIDEO: Tembak Pohon, Pria Ini Diserang Balik Pohon Nemisteri - Seorang pria mengalami pengalaman aneh saat menguji pistol laras pendek yang baru dia beli di pinggiran kota . Dia mengetes pistol baru te...
Heboh Bangkai Mirip Naga Terdampar di Pantai Spany... Neomisteri - Aroma kurang sedap tercium dari bangkai yang ditemukan terdampar di Pantai Luis Siret, Desa Andalusia Villaricos, Spanyol. Wujudnya pun m...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *