4 Aliran Sesat Penganut Seks Bebas

Suka artikel ini, bagikan:

Neomisteri – Berbagai aliran kepercayaan terus bermunculan sepanjang sejarah manusia di bumi selama berabad-abad. Fenomena ini pun tetap marak terjadi dalam beberapa puluh tahun terakhir.

Sayangnya, beberapa aliran melakukan penyimpangan yang tidak wajar. Khususnya terkait ajaran seks bebas yang sesungguhnya tidak dibenarkan oleh agama manapun. Meski demikian, aliran-aliran sesat tersebut tetap mampu menjaring anggota yang cukup banyak.

Berikut ini sejumlah aliran yang menganut seks bebas seperti dilansir merdeka.com:

1. Golden Dawn
Aliran Golden Dawn dibentuk pada akhir tahun 1888-an di Inggris. Pada mulanya, aliran ini diketahui sebagai organisasi yang berusaha mengembangkan tentang ajaran metafisika dan ilmu sihir.

Golden Dawn didirikan oleh oleh tiga penganut Freemasons. Yaitu Robert Woodman, Samuel Liddell MacGregor Mathers dan William Wynn Westcott.

Mereka mengajarkan ajaran tentang menjadi sosok lelaki unggul yang memiliki kekuatan, kehebatan serta kecerdasan. Namun cara mengajarkan ajaran tersebut melalui hubungan seksual kepada para anggotanya.

Setiap bulan, mereka mengadakan pertemuan besar yang puncak acara tersebut digelar pesta seks yang diikuti seluruh anggotanya. Aliran ini sendiri sudah secara resmi dibubarkan pada tahun 1970.

2. Children of God
Aliran ini didirikan oleh seorang akademis bernama David berg, Joh Huxley dan Benjamin Beit Hallahmi. Aliran ini mulai berkembang pada tahun 1968 di California Amerika Serikat.

Pengikut aliran ini lebih banyak yang berasal dari kelompok Hippies yang menganut hidup bebas. Kelompok yang marak pada tahun 1960-1970an. Mereka mengajarkan bahwa hubungan seksual merupakan aktifitas rohani yang berkaitan dengan cinta tuhan.

3. Difensores de Cristo
Aliran bernaa Difensores de Cristo ini berkembang di Meksiko. Aktifitas nyleneh di aliran ini adalah perbudakan seks yang dilakukan para pengikutnya. Para wanita menjadi target utama untuk diajak bergabung.

Selain hubungan seks bebas, para penganut ajaran ini juga diwajibkan untuk melayani hasrat seksual sang pemimpin. Aliran ini sendiri sudah dibubarkan oleh petugas keamanan di Meksiko.

4. Ordo Templi Orientis
Ordo Templi Orientis merupakan alira sesat yang dipimpin seorang warga Wales Inggris, Colin Batley. Ajaran seks bebas dalam aliran ini diungkapkan salah seorang korbannya, Annabelle Forest.

Terungkap, aliran sesat ini setiap pekan melakukan ritual hubungan seks paksa terhadap anak usia di bawah umur dengan alasan sebagai bakti kepada tuhan. Annabelle sendiri mengaku beberapa kali diperkosa oleh Batley dan melayani ratusan penganut aliran ini.

Lihat artikel menarik lainnya di tautan ini:

Pengalaman Seram Jessica Alba Diganggu Hantu Saat Tidur

Istri Dihamili Jin saat Ditinggal Suami Merantau

Model Panas Ini Mengaku Disetubuhi Jin Berkali-kali

“Hannah Montana” Diganggu Hantu Bocah Saat Mandi

Heboh Berita Festival ‘Pemerkosaan’ Assam di India

3 Ilmu Pelet Terpopuler di Indonesia

5 Cara Taklukkan Gadis Pemalu

Peringkat Kesetiaan Berdasarkan Zodiak

 

Artikel Menarik Lainnya

Kisah Oradour sur Glane, Desa Hantu di Barat Pranc... Neomisteri - Suasana menyeramkan menyelimuti desa Oradour sur Glane yang terletak di region Limousin, Barat Tengah Perancis. Kisah kelam masa lalu yan...
Legenda Ratu Pantai Selatan, Nyi Roro Kidul Neomisteri - Salah satu kegenda yang sangat populer di masyarakat kita adalah legenda tentang Nyi Roro Kidul alias Ratu Laut Selatan. Banyak mitos yan...
Mitos Penyakit Ditampar Setan Neomisteri - "Paraah... Ternyata bener-bener angker kuburan itu. Teman ane semalem abis lewat situ langsung sakit parah. Mukanya kayak abis ditampar s...
Syuting Film Horor, Kate Hudson Melihat Hantu Tanp... Neomisteri - Pengalaman seram dialami artis cantik Hollywood, Kate Hudson saat menjalani syuting film horor. Ibu muda yang saat ini memiliki dua anak ...
Menelusuri Keberadaan ‘Lost City of Z’... Neomisteri - Lost City of Z adalah nama yang diberikan seorang inspektur asal Inggris, Kolonel Percy Fawcett Harrison untuk kota misterius di tengah h...

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *