Lake Nyos, Danau Pembunuh Paling Mematikan di Dunia

Suka artikel ini, bagikan:

Neomisteri – Secara sepintas, danau Nyos yang berada di benua Afrika ini seperti danau-danau biasa lainnya. Namun siapa kira, danau indah yang terletak di negara Kamerun ini dijuluki danau pembunuh karena pernah memiliki kisah mengerikan yang membuat ribuan nyawa melayang.

Insiden mengerikan itu terjadi pada tanggal 21 Agustus 1986. Diawali sebuah suara gemuruh dari arah danau yang membuat seluruh warga yang menghuni sekitar danau terkejut dan berbondong-bondong ke sana untuk mengetahui sumber suara.

Setelah suara gemuruh berhenti, selanjutnya mencuat zat berbusa dari dalam danau dan naik ke atas membentuk awan putih besar yang mengapung di atas danau. Tidak hanya itu, awan putih misterius itu juga menyelubungi area sekitar danau.

Gumpalan awan putih misterius itu membuat warga dan ternak yang berada di sekitar danau mengalami sesak nafas dan hilang kesadaran hingga meregang nyawa. Tidak hanya itu, pepohonan di sekitar danau pun ikut mati akibat gumpalan awan misterius.

Dilansir dari wikipedia, tercatat jatuh korban 1.700 jiwa dan 3.500 hewan ternak yang berada di 25 kilometer sekitar danau. Desa yang terkena dampak paling parah adalah Cha, Nyos, dan Subum.

Seorang korban yang berhasil selamat, Joseph Nkwain mengungkapkan pengalaman mengerikan tersebut, Bagaimana awan putih misterius itu dengan cepat langsung menyelubungi desanya dan membuat para penduduk tidak sempat menghindar.

“Saya tidak bisa membuka mulut saya. Dan saya mencium aroma yang mengerikan. Sangat tidak wajar. Saya melihat anak saya mendengkur kesulitan bernafas. Saat selanjutnya terjatuh dan pingsan,” kata Joseph.

Usai bencana ini, banyak korban selamat yang dirawat di rumah sakit utama di ibukota Kamerun, Yaoundé. Para korban diketahui telah keracunan gas yang mengandung unsur hidrogen dan sulfur.

Keracunan gas inilah yang menyebabkan terjadinya efek pembakaran dan nyeri di mata serta hidung dan membuat batuk serta tanda-tanda sesak napas mirip seperti dicekik.

Misteri Terungkap
Dari penelitian para ahli, terungkap jika dasar danau Nyos memiliki kadar CO2 yang sangat tinggi. Dan kisah tragis ini dipicu runtuhnya sebuah tebing di tepi danau yang menggoncang lapisan air sehingga mendorong CO2 mencuat ke permukaan danau. Selanjutnya, aliran CO2 merambat ke pemukiman warga.

Bencana besar yang menimbulkan jatuhnya ribuan korban jiwa ini membuat danau Nyos dijuluki “Danau paling Mematikan” oleh Guinness World Records pada tahun 2008.

Lihat artikel menarik lainnya di bawah ini:

Kisah Nyata: Kekuatan Sedekah Ubah Jalan Hidup Perampok

6 Kutukan Batu Permata Paling Terkenal di Dunia

Perumahan Mewah Ini Berubah Jadi Kota Mati

Manusia Super: Taklukkan Hewan Buas dengan Pikiran

Terungkap, Misteri Monster Montauk di Tepi Pantai Amerika

Misteri Raibnya Air Danau Sanica di Bosnia

Heboh Berita Festival ‘Pemerkosaan’ Assam di India

Heboh Bangkai Mirip Naga Terdampar di Pantai Spanyol

Misteri Aksi Bunuh Diri Puluhan Anjing di Jembatan Kuno Skotlandia

Rahasia Patung Berjalan Suku Rapa Nui di Easter Island

Artikel Menarik Lainnya

Legenda Si Pitung Neomisteri - Nama Si Pitung merupakan nama yang populer dalam kehidupan masyarakat Betawi atau Jakarta. Sosok Pitung dianggap sebagai simbol pemberont...
Hipnotis untuk Memperbesar Payudara Neomisteri - Seorang Hipnoterapis dan juga Ahli Psikologi asal Inggris, Felix Economakis mengklaim bisa memperbesar payudara seseorang menggunakan tek...
Sejarah Perayaan Halloween Neomisteri - Halloween adalah salah satu perayaan yang populer di Amerika Serikat. Perayaan ini dilakukan pada setiap malam tanggal 31 Oktober tiap ta...
13 Tanda Rumah Dihuni Hantu (2) Neomisteri - Memang sulit dipastikan apakah Fenomena aneh yang terjadi di rumah anda menandakan keberadaan hantu. Ada banyak teori dalam hal ini. Namu...
5 Kasus Supranatural Terkenal Ed dan Lorraine Warr... Neomisteri - Edward Warren Miney dan Lorraine Rita Warren merupakan pasangan suami istri yang berprofesi sebagai pemburu hantu. Keduanya bahkan diangg...

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *