Usir Batu Ginjal dengan Makanan Ini

Suka artikel ini, bagikan:

GinjalNeomisteri – Berbicara kampanye kesehatan kewaspadaan akan penyakit kanker, jantung, serta diabetes, kerap kali jadi topik utama di media massa. Ginjal, terkadang luput dari perhatian. Padahal, menjaga kesehatan ginjal tak kalah penting.

Kendati kecil, ginjal merupakan organ yang penting guna menyaring racun dalam tubuh dan mengeluarkannya melalui urin.

Sayangnya, masyarakat perkotaan sekarang ini seringkali tidak menyadari gaya hidup mereka bisa meningkatkan risiko terjadinya batu ginjal, atau lebih parah lagi, penyakit ginjal kronis.

Adapun, batu ginjal terbentuk akibat adanya penumpukan mineral dalam urin yang berubah menjadi kristal dan menghambat kerja ginjal menyaring racun. Selain itu, batu ginjal juga menyebabkan rasa nyeri yang cukup hebat.

Sebenarnya, menjaga kesehatan ginjal cukup mudah. Cukup dengan menjalani gaya hidup sehat dengan pola makan kaya nutrisi, serta olahraga teratur. Satu catatan penting, minum cukup air adalah kunci menjaga kesehatan ginjal, apalagi bila Anda sering berolahraga.

Berikut merupakan cara menjaga kesehatan ginjal dengan makanan, seperti dilansir laman Healthy Eating:

Air
Berkaitan dengan fungsinya menyaring racun, ginjal butuh asupan air yang banyak untuk membuatnya tetap berfungsi normal. Menjaga tubuh, agar tetap terhidrasi adalah kunci penting menjaga kesehatan ginjal. Air putih, tentu saja adalah opsi terbaik. Namun, jika bosan, bisa diselingi dengan jus buah, wedang jahe, maupun teh. Seringlah memeriksa warna urin Anda, bila berwarna pekat, tandanya tubuh Anda kurang cairan.

Sayur dan buah
Selain air, sayur dan buah yang banyak mengandung air juga baik dalam menjaga kesehatan ginjal. Beberapa buah yang disarankan adalah anggur, blueberi, juga cranberi. Sedangkan sayuran yang baik untuk ginjal adalah bayam, seledri, bit, kacang panjang, dan asparagus.

Potasium
Salah satu tugas ginjal adalah menjaga kadar potasium dalam tubuh. Jadi, agar ginjal tetap terjaga kesehatannya, Anda harus waspada terhadap asupan potasium. Sebab, jika kadar potasium yang masuk ke ginjal terlalu banyak, Anda rentan mendapat stroke, atau serangan jantung. Sebab itu, perbanyak makanan rendah potasium seperti apel, jagung, terong, pir, serta oyong.

Zat besi
Kontras dengan potasium, ginjal justru perlu zat besi, agar tetap berfungsi optimal. Makanan kaya zat besi layaknya sayuran hijau dan telur bisa meningkatkan kandungan zat besi dalam tubuh.

Sumber: VIVALIFE

Artikel Menarik Lainnya

Khasiat Semangka untuk Kejantanan Pria Neomisteri - Semangka merupakan salah satu buah yang sering ditemui di Indonesia. Semangka yang memiliki nama latin Citrullus lanatus ini sebenarnya b...
Mengenal Terapi Sengat Lebah Neomisteri - Terapi pengobatan dengan sengat lebah sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu dan sudah digunakan di daerah Cina hingga timur tengah. Terap...
6 Makanan Pembersih Nikotin dalam Tubuh Neomisteri - Nikotin merupakan zat aditif berbahaya yang terdapat pada tembakau. Pasalnya, nikotin yang terpapar dalam tubuh akan menyebabkan kerusaka...
Hipnoterapi untuk Menghilangkan Trauma dan Rasa Sa... Neomisteri - Hipnoterapi merupakan terapi yang dilakukan terhadap subjek yang sedang berada dalam kondisi terhipnosis. Hipnosis sendiri kependekan dar...
Terapi Air Putih untuk Kesehatan dan Kecantikan Neomisteri - Meski terkesan remeh, air putih dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Tidak mengherankan jika air putih menjadi unsur ya...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *