Hipnoterapi untuk Menghilangkan Trauma dan Rasa Sakit

Suka artikel ini, bagikan:

Neomisteri – Hipnoterapi merupakan terapi yang dilakukan terhadap subjek yang sedang berada dalam kondisi terhipnosis. Hipnosis sendiri kependekan dari neuro-hypotism (tidurnya sistem syaraf).

Hipnoterapi kerap digunakan untuk membentuk atau memodifikasi sikap, perilaku dan perasaan seseorang. Hipnoterapi juga bisa memanajemen rasa sakit dan yang terkait tentang stres.

Hipnosis didefinisikan sebagai suatu kondisi pikiran dimana fungsi analitis logis pikiran direduksi sehingga memungkinkan individu masuk ke dalam kondisi bawah sadar (sub-conscious/unconscious), di mana tersimpan beragam potensi internal yang dapat dimanfaatkan untuk lebih meningkatkan kualitas hidup.

Individu yang berada pada kondisi “hypnotic trance” lebih terbuka terhadap sugesti dan dapat dinetralkan dari berbagai rasa takut berlebih (phobia), trauma ataupun rasa sakit. Individu yang mengalami hipnosis masih dapat menyadari apa yang terjadi di sekitarnya berikut dengan berbagai stimulus yang diberikan oleh terapis.

Terapi hypnosis (hypnotherapy) kini merupakan fenomena ilmiah, namun hingga kini masih belum terdapat definisi yang jelas, bagaimana sebenarnya mekanisme kerja hypnotherapy.

Beberapa ilmuwan berspekulasi bahwa hipnotherapi menstimulir otak untuk melepaskan neurotransmiter, zat kimia yang terdapat di otak, encephalin dan endhorphin yang berfungsi untuk meningkatkan mood sehingga dapat mengubah penerimaan individu terhadap sakit atau gejala fisik lainnya.

Kasus pencabutan gigi pertama menggunakan hypnosis dilakukan pertama kali pada tahun 1823. Diikuti dengan proses melahirkan menggunakan hypnosis pada tahun 1826. Selama Perang Dunia I dan Perang Dunia II, hipnoteprapi digunakan untuk memberikan perlakuan pada para prajurit yang mengalami trauma.

Pada tahun 1955, British Medical Association menyatakan bahwa hypnosis layak digunakan untuk mengobati hysteria dan digunakan sebagai anastesi.

Hipnoterapi telah terbukti memiliki beragam kegunaan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang berkenaan dengan emosi dan perilaku. Bahkan beberapa kasus medis serius seperti kanker dan serangan jantung, hipnotherapi mempercepat pemulihan kondisi seorang penderita. Hal ini sangat dimungkinkan karena hipnotherapi diarahkan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memprogram ulang penyikapan individu terhadap penyakit yang dideritanya.

Hypnosis sangat berguna dalam mengatasi beragam kasus berkenaan dengan kecemasan, ketegangan, depresi, phobia dan dapat membantu untuk menghilangkan kebiasaan buruk seperti ketergantungan pada rokok, alkohol dan obat-obatan. Dengan memberi sugesti, seseorang terapis dapat membangun berbagai kondisi emosional positif berkenaan dengan menjadi seorang bukan perokok dan penolakan terhadap rasa ataupun aroma rokok.

Khusus untuk phobia, hipnoterapi digunakan untuk mereduksi kecemasan yang mengambil alih kontrol individu atas dirinya. Hal ini dapat diwujudkan dengan menciptakan suatu gambaran nyata tentang kondisi yang menyebabkan phobia namun individu tetap dalam kondisi relax, sehingga membantu mereka untuk menyesuaikan ulang reaksi mereka pada kondisi yang menyebabkan phobia menjadi normal dan respon yang lebih tenang.

Hypnotherapy dapat digunakan untuk membawa orang mundur ke masa lampau atau Regresi kehidupan masa lalu untuk mengobati trauma dengan memberikan kesempatan untuk mengubah “fokus” perhatian.

————————————
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Hipnoterapi

Artikel Menarik Lainnya

Meningkatkan Daya Ingat dengan Yoga Neomisteri - Selain bermanfaat dan berguna untuk membangun ketenangan batin seseorang, Yoga juga terungkap mampu meningkatkan daya ingat atau kemampua...
Manfaat Tarian Tango Untuk Penderita Parkinson Neomisteri - Sering mendengar kata parkinson? Parkinson, adalah penyakit degeneratif yang biasanya menyerang pada usia 60an. Rusaknya sel yang membuat...
Penelitian: Manfaat Puasa untuk Meningkatkan Kekeb... Neomisteri - Terungkap, puasa sedikitnya selama tiga hari dapat meregenerasi sistem kekebalan tubuh. Dari hasil penelitian. sistem kekebalan seseorang...
Bahaya Kebiasaan Minum Air Dingin Neomisteri - Masyarakat Jepang dan Tiongkok sejak lama memiliki kebiasaan minum teh hangat dan meminum air hangat bukan air dingin setelah makan. Mung...
5 Tips Alami Melakukan Detoks Neomisteri - Pola makan yang tidak sehat, polusi, dan stres, bisa membuat tubuh kita dipenuhi oleh berbagai jenis racun yang perlu dibersihkan. Beriku...
Menguak Manfaat Pengobatan Kerokan Neomisteri - "Dari mana aja lu, dua hari ini enggak pernah kelihatan nongkrong di warung kopi?" ujar Widodo kepada sahabatnya, Khoirul yang baru muncu...
Khasiat Sambung Nyawa untuk Berbagai Penyakit Neomisteri - Daun Sambung Nyowo dikenal juga dengan nama Sambung Nyowo atau Akar Sebiak. Daun yang memiliki nama latin Gynura procumbens dan banyak tu...
Mahkota Dewa, Buah Dewa Penyembuh Kanker Neomisteri - Papua adalah salah satu tempat dengan fauna dan flora terbanyak di negeri ini.  Beragam jenis hewan dan tumbuhan dapat dengan kita temui ...
Mengintip Terapi Tampar Wajah Dan Payudara Neomisteri - Terapi ini dinamakan Terapi Tampar Wajah karena teknik pengobatannya dengan cara menampar dan memijat area tertentu di wajah. Terapi trad...
6 Makanan Pembersih Nikotin dalam Tubuh Neomisteri - Nikotin merupakan zat aditif berbahaya yang terdapat pada tembakau. Pasalnya, nikotin yang terpapar dalam tubuh akan menyebabkan kerusaka...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *