Riset: Ini Alasan Utama Teroris Berani Mati

Suka artikel ini, bagikan:

Neomisteri – Tengah pekan lalu, Jakarta digemparkan dengan aksi teroris yang melakukan aksi bom bunuh diri di sekitar jalan Thamrin, Jakarta Pusat. Dalam aksi itu juga terjadi aksi saling tembak teroris yang berani mati dengan aparat keamanan.

Meski belum diketahui pasti siapa organisasi ekstrimis di balik serangan brutal ini, namun ini merupakan satu dari rangkaian aksi pemboman yang terjadi di seluruh dunia. Sebelumnya, aksi serupa terjadi di Turki dan Prancis.

Banyak yang bertanya-tanya, mengapa ada seseorang berani mati dengan melakukan aksi bom bunuh diri. Ada yang menganggap sikap tersebut merupakan gambaran terhadap ideologi yang diyakininya.

Dan ternyata, para ahli psikologi telah menemukan alasan utama mengapa para teroris berani mati dengan melakukan aksi bunuh diri. Bukan karena disebankan ideologi atau doktrin, melainkan pola pikir dan faktor emosional kelompok.

Para pakar menilai, mayoritas orang yang merasa telah ‘menyatu’ dengan suatu kelompok, maka mereka akan rela melakukan tindakan apapun (seperti bunuh diri). Sebab mereka merasa sudah sejiwa dengan kelompok tersebut.

Dikutip dari Science20, Minggu 17 Januari 2016, pakar psikologi telah melakukan penelitian kepada 506 mahasiswa di Universidad nacional de Educacion a Distancia, Spanyol yang telah dipublikasikkan di Psychological Science.

Di hasil tahap pertama, dari 506 partisipan itu terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok yang ‘menyatu’ dan ‘tidak menyatu’. Penelitian lanjutan kemudian dilakukan terhadap para partisipan yang masuk kategori ‘menyatu’.

Selanjutnya, penelitian dilakukan dengan menggunakan metode mirip ‘Trolley Problem’. Metode ini diciptakan oleh filsuf Inggris, Judith Jarvis Thomas (1967). Metode ini menyajikan dilema moral dalam pengujiannya.

Ilustrasi kepala manusiaDalam metode Trolley Problem, para partisipan diminta memilih sesuatu yang dilematis. Apakah mereka akan membunuh satu orang untuk menyelamatkan lima orang lainnya dari kecelakaan. Atau membiarkan mereka mati semua.

Di penelitian ini, ada perbedaan. Tidak menggunakan orang asing, melainkan anggota kelompok. Para partisipan diminta memilih. Apakah mereka bersedia membunuh satu orang untuk menyelamatkan anggota kelompok mereka.

Hasilnya sangat mengejutkan. Mayoritas partisipan (75 persen) yang merasa sudah menyatu total, rela melakukan tindakan apapun, bahkan hingga mengorbankan nyawa demi kepentingan kelompoknya.

Profesor di Universitas Texas, Austin, Bill Swan mengatakan, penelitian ini menawarkan pandangan baru terkait pola pikir sebuah kelompok yang memiliki ideologi ekstrim.

“Di zaman ini, aksi mengorbankan diri demi kepentingan kelompok memiliki konsekuensi untuk mengubah dunia. Sehingga sangat penting untuk mempelajari lebih lanjut dengan dasar psikologis dari tindakan tersebut.”

 

———————————————
Sumber: http://www.science20.com/news_articles/psychology_terrorism_fused_people_want_die_their_group

Artikel Menarik Lainnya

Mengintip Rumah Berhantu Bekas Milik Nicolas Cage Neomisteri - Aktor papan atas Hollywood Nicolas Cage ternyata pernah memiliki pengalaman menyeramkan terkait dunia supranatural. Cage mengalaminya saa...
Horor, Bangku Bergerak Sendiri di Gedung Teater Neomisteri - Rekaman CCTV menyeramkan terkait aktifitas supranatural terjadi di teater di Inggris. Dalama rekaman tersebut, tampak sebuah bangku ber...
VIDEO: Melihat Rumah Terangker di Amerika Serikat Neomisteri - Amityville 112 Ocean Avenue yang berada di selatan Long Island, New York dianggap rumah paling angker di Amerika Serikat. Hal itu tidak t...
Kisah Seram Hantu Korban Kebakaran Diskotik Ozon Neomisteri - Diskotik Ozon terletak di Timog Avenue dan beroperasi sejak tahun 1991. Pada masanya, Diskotik Ozon menjadi salah satu lokasi paling popu...
5 Kasus Supranatural Terkenal Ed dan Lorraine Warr... Neomisteri - Edward Warren Miney dan Lorraine Rita Warren merupakan pasangan suami istri yang berprofesi sebagai pemburu hantu. Keduanya bahkan diangg...
Hantu Pelacur di Tambang Emas Tua Vulture Mine Ari... Neomisteri - The Vulture Mine merupakan tambang emas sekaligus pemukiman yang terletak di Desa Maricopa, Arizona, Amerika Serikat. Mulai dibuka tahun ...
Kisah Oradour sur Glane, Desa Hantu di Barat Pranc... Neomisteri - Suasana menyeramkan menyelimuti desa Oradour sur Glane yang terletak di region Limousin, Barat Tengah Perancis. Kisah kelam masa lalu yan...
Ngeri, Ada Pemakaman Umum di Dasar Danau Neomisteri - Kisah ini berawal pada tahun 1956. Ketika Dewan Kota Liverpool mendapat sponsor untuk mendesak dewan parlemen memberikan ijin membanjiri ...
VIDEO: Tembak Pohon, Pria Ini Diserang Balik Pohon Nemisteri - Seorang pria mengalami pengalaman aneh saat menguji pistol laras pendek yang baru dia beli di pinggiran kota . Dia mengetes pistol baru te...
Teror Sundel Bolong Neomisteri - Film Sundel Bolong bisa dianggap sebagai film horor terbaik Indonesia di tahun 1980-an. Film yang mengangkat mitos dan legenda masyarakat...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *