Sisi Gelap Dunia Pelacuran di Jepang

Suka artikel ini, bagikan:

Neomisteri – Jepang dikenal dengan teknologinya yang maju. Di sisi lain, negeri Matahari Terbit itu juga dikenal dengan maraknya berbagai praktek prostitusi.

Jepang menjadi surga para lelaki hidung belang karena berbagai pusat pelacuran menawarkan aneka hiburan esek-esek beragam. Dari SoapLand hingga CosplayBox.

Tragisnya, dalam beberapa tahun terakhir, marak sejumlah layanan pelacuran jenis baru. Layanan yang biasa disebut Joshi Kosei Osanpo (High School Walking).

Joshi Kosei awalnya merupakan pekerjaan sambilan yang dilakukan para siswi SMA di Jepang. Mereka bertugas membagikan brosur kafe dan kadang siap menemani minum para tamu.

Namun belakangan, Joshi Kosei berkembang menjadi sarana pelacuran terselubung dengan berkedok kafe. Para siswi SMA yang awalnya hanya menjadi teman minum, bisa diajak kencan.

Seperti dilansir Dailymail, kisah gelap ini diungkapkan oleh seorang wartawan asal Brooklyn, Simon Ostrovsky. Dia membuat film dokumenter berjudul “Girl for Sale”.

Simon melakukan penelusuran di wilayah Akibahara, Jepang. Di mana di wilayah itu marak para siswi SMA bekerja sambilan menjadi Joshi Kosei di pinggir-pinggir jalan.

Para siswi ini membagikan brosur dan mempromosikan kafe mereka. Jika ada pengunjung yang berminat, mereka bisa minum dan meminta mengobrol dengan para siswi yang ada.

Dari penelusuran Simon, para pengunjung dikenai bayaran hingga $30 (Rp400 ribuan) jika ingin menggunakan jasa Joshi Kosei. Mereka pun mendapat ruangan kecil untuk mengobrol secara pribadi.

Seorang Joshi Kosei (JK) pun membeberkan kepada Simon soal pelacuran terselubung ini. Dia mengaku sudah menjadi JK sejak berusia 16 tahun.

Dia terpaksa terjun ke bisnis ini sebagai pelarian. Karena kehidupan rumahnya yang kurang harmonis. Sehingga dia merasa tidak memiliki tempat tinggal.

“Saya merasa tidak punya tempat tinggal. Ketika saya bekerja membagi-bagikan brosur di Akibahara, saya bisa melupakan tentang kehidupan sehari-hari saya di rumah,” katanya.

Awalnya, dia hanya menjadi teman ngobrol para tamu pria. Namun lama-lama, para pengunjung meminta sesuatu yang lebih. Dari meraba payudara hingga berhubungan intim.

Tawaran uang besar dari para pengunjung yang rata-rata berusia paruh baya membuat para Joshi Kosei sulit menolak. Jika harga dinilai cocok, transaksi seks pun terjalin.

Sumber Simon tersebut pun mengaku telah berhubungan intim dengan seorang pelanggan saat dia baru berusia 18 tahun. “Awalnya, saya ingin lurus-lurus saja. Tapi situasi berjalan begitu saja.”

Dan para Joshi Kosei tidak perlu berdandan saat berkencan. Sebab para pelanggan  menyukai penampilan natural para Joshi Kosei yang seperti anak sekolahan (kemeja putih dan rok mini kotak-kotak).

Kehidupan Tragis Joshi Kosei

Seorang wartawan Amerika yang sudah lama menetap di Jepang, Jake Adestein mengungkapkan, profesi Joshi Kosei sebenarnya sudah marak sejak era 1990-an.

Diakuinya, Joshi Kosei hanya sebatas profesi untuk menemani minum para pengunjung kafe. Namun lamban laun para Joshi Kosei berubah fungsi menjadi teman kencan.

Fenomena ini pun dimanfaatkan sejumlah kafe di Akibahara sebagai ladang bisnis yang menggiurkan. Mereka merekrut para siswi SMA yang bersedia diajak kencan pengunjung.

Profesi ini pun terlihat menguntungkan bagi para Joshi Kosei yang ingin mendapat uang secara cepat. Namun ada fakta tragis yang dibeberkan Yumeno Nito.

Yumeno Nito yang bekerja sebagai pekerja sosial, banyak menemukan bahwa tidak sedikit para  Joshi Kosei yanga hanya dieksploitasi tanpa mendapatkan uang.

Yumeno Nito mengakui telah menyelamatkan sekitar 100 Yumeno Nito yang terpaksa bertahan di profesi itu karena tidak memiliki tempat untuk pulang.

Yang lebih ironisnya, para siswa SMA yang diketahui berprofesi sebagai Joshi Kosei menjadi sosok yang dijauhi oleh masyarakat sekitar. Kehidupan mereka pun terisolasi.

Selain itu, Jepang yang memiliki budaya malu yang masih sangat kental membuat banyak Joshi Kosei tidak diterima oleh keluarga mereka dan tidak bisa pulang ke rumah.

Kondisi ini membuat para Joshi Kosei sulit keluar dari profesi ini. Yumeno Nito mengungkapkan banyak Joshi Kosei yang bunuh diri karena tidak diterima oleh masyarakat sekitar.

=============================

Sumber: http://www.dailymail.co.uk/femail/article-3168563/Documentary-lifts-lid-dark-Japan-s-schoolgirl-culture-reveals-teen-students-forced-prostitution-obsessive-older-men.html

Artikel Menarik Lainnya

VIDEO: Trailer Lucy (2014) Neomisteri - Lucy adalah seorang wanita Amerika berusia 25 tahun yang tinggal untuk studi di Taipei, Taiwan. Namun kehidupan Lucy berantakan setelah d...
Video: Ragam Aktifitas Hantu yang Terekam Kamera Neomisteri - Suara langkah berat atau tertawa di lorong ruangan yang anda ketahui tidak ada seseorang di sana, pintu tertutup tida-tiba, sebuah benda ...
VIDEO: Perjalanan Menakjubkan Sperma Membuahi Sel ... Neomisteri - Perjalanan sperma membuahi sel telur kerap menjadi cerita inspiratif bagi para motivator untuk meyakinkan para pendengarnya bahwa setiap ...
Syuting Film Horor, Kate Hudson Melihat Hantu Tanp... Neomisteri - Pengalaman seram dialami artis cantik Hollywood, Kate Hudson saat menjalani syuting film horor. Ibu muda yang saat ini memiliki dua anak ...
Foto Penampakan Hantu Pembantu di Rumah Kosong Neomisteri - Penampakan hantu seorang Nanny (pembantu) muncul di jendela sebuah rumah kosong di Oxford, Inggris. Foto diambil oleh seseorang bernama M...
Terungkap, Rahasia Terbaru Lukisan Legendaris Mona... Neomisteri - Seorang Ilmuwan Prancis, Pascal Cotte menyatakan telah mengungkap rahasia terbaru tentang misteri lukisan legendaris Monalisa karta Leona...
Manusia Super: Sosok Daredevil di Dunia Nyata Neomisteri - Masih ingat film superhero berjudul Daredevil yang dibintangi oleh Ben Affleck? Film yang pertamakali diluncurkan pada tahun 2003 itu mer...
Mengenal Sosok Syeikh Nawawi Al Bantani Neomisteri - Nama Syeikh Nawawi al-Bantani sejak lama dikenal sebagai salah satu ulama besar yang pernah dilahirkan bumi nusantara. Penguasaan Syeikh ...
VIDEO: Film Horor Hongkong Terbaik 2002 Neomisteri – Film garapan sutradara Pang Bersaudara yang dirilis pada tahun 2002 ini bisa dianggap sebagai salah satu film terbaik genre horor yang di...
10 Makhluk Legenda di Dunia (1) Neomisteri - Sejumlah makhluk aneh ini kerap diperbincangkan. Bahkan beberapa di antaranya pernah difilmkan. Namun tidak ada bukti nyata makhluk-makhl...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *