Gunung Gajah, Kerajaan Siluman Terbesar dan Termegah

Walau merupakan salah satu tujuan wisata, namun, siapa sangka jika Gunung Gajah yang tepatnya adalah merupakan bukit batu yang ditumbuhi semak belukar dan pepohonan adalah merupakan Kerajaan Siluman Terbesar dan Termegah di Tanah Jawa ….oOleh: Suraji

 

Neomisteri – Bagi para pecinta alam, khususnya yang gemar berpetualang di alam bebas pasti sangat mafhum dengan keberadaan Gunung Gajah yang terletak di bilangan Desa Gongseng, Kecamatan Randudongkal, sebelah barat daya Pemalang, Jawa Tengah.

Betapa tidak, walau tidak tergolong tinggi, 1.100 mdpl, namun, keangkeraannya seolah tak lekang dimakan zaman. Dari tutur yang berkembang di tengah-tengah masyarakat, ada yang menyatakan bahwa di dalam Gua Lawa yang terletak di Puncak Gunung Gajah tertimbun harta karun yang luar biasa besar dan bakal membawa kemakmuran bagi masyarakat banyak.

Menurut Mas Parno (42 tahun) salah seorang pendaki yang kebetulan berhasil ditemui oleh neomisteri saat menuruni Gunung Gajah di sore itu menyatakan; “Ya … jika secara kasat mata memang sulit untuk dibuktikan. Maklum, kelelawar penghuni Gua Lawa begitu banyak sehingga baunya pun sangat menyengat”.

“Akibatnya, jarang ada yang berani masuk untuk membuktikan keberadaan harta karun tersebut”, tambahnya lagi, “boleh dikata, bau kotoran kelewar tersebut adalah merupakan salah satu upaya pengaman agar tidak sembarang orang dapat masuk ke dalamnya”, lanjutnya.

“Luar biasa … ternyata, para pendahulu benar-benar hati-hati agar hanya yang berhak dan berjiwa amanah yang dapat mengambil benda-benda tersebut”, gumam neomisteri.

“Betul … bau menyengat luar biasa adalah merupakan penjagaan yang pertama, selanjutnya, kita akan berhadapan dengan kabut gaib teramat pekat dari aura sakti sesepuh yang mula pertama membabat alas (membuka desa-Jw) wilayah Randudongkal. Maklum, pada masanya, beliau menggunakan tempat tersebut untuk berkhalwat kepada Allah ..” imbuh Mas Parno.

Kami terus berbincang dengan asyik sambil berjalan. Kali ini, Mas Parno meminta neomisteri agar bersedia menikmati keindahan alam sekitar Gunung Gajah di malam hari dengan alasan hari mulai rembang petang dan berharap dapat merasakan getaran dan sungkupan mistik yang ada di sana.

Ilustrasi asap
Ilustrasi asap

Neomisteri pun mengangguk. Akhirnya, kami berdua sepakat untuk mencari tempat yang tepat untuk sekadar beristirahat di salah satu warung makan yang banyak terdapat di sana. Setelah menyesap kopi panas dan menghisap rokok sambil menunggu pesanan nasi dengan ayam goreng yang sedang disiapkan, Mas Parno kembali berkata; “Coba tenangkan pikiran sejenak dan hilangkan cipta, rasa dan karsa. Biasanya, bersamaan dengan turunnya matahari, maka, apa yang gaib dapat menampakan diri dan terlihat dengan jelas”.

“Oleh sebab itu, waktu tersebut diyakini sebagai waktu yang angker atau wingit”, terangnya lagi.

Entah berapa lama neomisteri tenggelam dalam keheningan. Yang pasti, di depan sana, berdiri sebuah bangunan megah. Temboknya berlapis emas dan kilauan permata, sementara, sang penjaga berdiri tegap dengan senjata panjang siap di tangannya. Walau terkesan sibuk dengan lalu lalang — di antaranya kereta yang ditarik kuda — semua yang dikenakan tampak begitu mewah. Mereka bak hidup dalam gelimang kemewahan.

Ketika hal itu neomisteri tanyakan kepada Mas Parno, sambil tersenyum ia pun menjawab; “Beruntung … bisa melihatnya. Maklum, kerajaan ini boleh dibilang sebagai salah satu yang terbesar dan termegah di bagian barat dunia. Jadi tidak sembarang orang dapat menguak tabir gaibnya”.

“Alhamdulillah …”, demikian bisik hati neomisteri yang telah diberikan kesempatan oleh Allah untuk melihat kekuasaan-Nya.

artikel terkait

Apa komentarmu?

Artikel Terbaru

ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Kekeramatan Tombak Kyai Panjang

Demi mengemban tugas Sultan Muhammad I dari Kesultanan Turki Utsmaniyah, akhirnya, Syekh Subakir dapat mengetahui penyebab utama kegagalan para ulama pendahulu dalam menyebarkan ajaran...

Membuka Pintu Rizki dengan Shalawat Nariyah

Barang siapa yang membiasakan atau melanggengkan membaca sholawat ini setiap hari sebanyak 11 kali, maka Allah akan menurunkan rezeki dari langit serta mengeluarkannya dari...

Hantu Ranjang

Artikel Terpopuler