Kisah Seram SPG di Gudang Makanan Beku Supermarket

Jadi aku jumputi tuh barang-barang yang jatuh. Persis di depan pintu gudang es krim. Ketika aku sibuk jumputi tuh, aku denger suara perempuan nangis. Suara tangisnya di atas. Kayak di tumpukan jeruk tadi.

 

Neomisteri – Tahun 2015, waktu itu aku kerja jadi SPG es krim di sebuah supermarket yang cukup ramai kotaku. hari demi hari aku kerja aku lewati dengan baik-baik aja tanpa kendala/gangguan apapun. sampai pada akhirnya hal yang sama sekali enggak aku inginkan pun terjadi.

Aku jelaskan dulu. gudang makanan beku dengan frozen food kan dibedakan ruangannya, beda ruangan beda suhu. Untuk gudang es krim dengan gudang frozen food itu jadi satu ruangan dan ada pintu buat masuk ke gudang es krim.

Waktu itu aku dapet shift sore jam 14:00-22:00 dan istirahat 1 jam. Waktu itu jam 20:00 toko pas sepi pengunjung (weekday). Jadi aku isi kegiatan dengan ambil stok kosong di gudang chiller.

Waktu itu temen-teman aku lagi pada break. Hanya aku sama mba Lina (nama disamarkan) yang stay di fresh. Kenapa fresh? Karena di supermarket dibagi menjadi 3 divisi. Food (makanan minuman dll), non food (peralatan rmh tangga, sabun, dll) dan fresh food (keju, yogurt, eskrim, sayuran, buah).

Di toko, enggak boleh bergerombol, harus ada kegiatan. Nah mbak Lina ini mengisi kegiatanya dengan bantu staff buah-buahan. Dan aku tetap dengan tujuan awalku tadi, yaitu ambil barang kosong di gudang chiller. Aku kan enggak brani sendirian di sana. Wajib ada temen emang.

Karena aku enggak mau ganggu mbak Lina, jadi aku minta tolong staff buah buat anterin. Aku minta tolong mas Agung (nama disamarkan) buat anterin aku ke gudang.

Baiklah. Kita berdua ke gudang. mas Agung bilang, “Aku tunggu diluar yah Yas?”

“Oke… Awas lo aku jangan ditinggal!” sahutku.

Pintu gudang aku buka, aku baca-baca doa pas itu karena emang serem dan dingin banget. Aku masih di gudang chiller buah-buahan, belum masuk ke gudang es krim. Di chiller itu ada 1 pallet buah-buahan ditumpuk tinggi. Nah di samping-sampingnya kan ada rak buat Yakult, sama frozen food lain.

Ketika aku sudah berada di tengah-tengah ruangan mau buka pintu gudang es, tiba-tiba keranjang wadah minuman-minuman jatuh dengan sendirinya. Padahal enggak ada hewan apapun yang nyenggol atau semacamnya.

Mas Agung di luar. Pas aku teriak, mas Agungnya enggak akan bisa denger karena ruangan itu suhunya minus. Dingin banget. Jadi kalo suara teriak dari dalem, kemungkinan kecil yang di luar enggak akan bisa denger.

loading...

Jadi aku jumputi tuh barang-barang yang jatuh. Persis di depan pintu gudang es krim. Ketika aku sibuk jumputi tuh, aku denger suara perempuan nangis. Suara tangisnya di atas. Kayak di tumpukan jeruk tadi.

Pertama, aku enggak begitu menghiraukan. Karena kupikir, “Halah, paling aku salah denger.”

Belum selesai jumputin barang karena banyak banget yang jatuh, tiba-tiba aku denger suara perempuan nangis lagi. Tapi suaranya makin kenceng. Aku tinggalin dah tuh barang-barang jatuh. Bodo amat udah.

Aku teriak-teriak menuju keluar dan untungnya mas Agung masih di situ. Dia bingung aku kenapa kok tergopoh-gopoh gitu. Ya aku jawab aja, “Mas Agung enggak denger suara cewek nangis?”

“Enggak denger apa-apa. Enggak ada siapa-siapa.”

Aku kira mas Agungnya iseng nyetel lagu-lagu suara cewek nangis buat nakut-nakutin aku. Tapi mas Agung sampe sumpah-sumpah dia enggak seiseng itu. Langsung deh kita berdua ngibrit lari keluar dari area gudang.

Oh iya, suara tangisan pertama itu suaranya kaya jauuuh banget. Nah suara tangisan kedua itu, kaya bener-bener deket banget ‘si mbaknya’ nangis.

Kan katanya kalo Kuntilanak suara tangisnya jauh, dia lagi deket. kalo suaranya deket, dianya yang jauh.

Sebenernya banyak juga cerita yang dialami staf-staf fresh food di supermarket ini. Cuma yah dirahasiakan lah demi kenyamanan bersama.

Pernah juga ada staf yang menyerupai staf lain lagi di gudang.Padahal staf tersebut lagi offday.

 

 

———–

sumber: @tyasjdz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *