Pengalaman Seram Tinggal di Rumah Mertua

Anehnya, ketika mertua ada, hal yang saya rasakan ketika malam hari melewati ruang makan, biasa aja. Tapi hari itu, saya merasa sedang ada yang memperhatikan saya di sudut meja makan yang berdeketan dengan lemari kuno yang ukurannya lumayan besar.

 

Neomisteri – Saat itu, kedua mertua berangkat ke tanah suci. Dan ketika ditinggal mertua, saya dan istri cuma berdua di rumah.

Kejadiannya sore memjelang Maghrib. Sudah jadi kebiasaan, kalau jam 4 sore pasti air dari sumur bor menyala. Dan jika air nyala, pasti saya langsung tampung airnya ke bak penampungan.

Bak penampung penuh biasanya sekitar 1-2 jam. Pas menjelang Maghrib saya cek, ternyata air sudah penuh. Itu sekitar 17:30 WIB. Tapi anehnya, pas jam 17:45 WIb, bak penampungan yang awalnya penuh, tiba tiba air tinggal setengah isinya.

Saya dan istri heran ada apa ini. Tapi istri malah menuduh saya lupa putar keran yang di luar, padahal jelas jelas pemapungan airnya memang sudah penuh. Saat itu juga saya melupakan hal itu. Anggap keteledoran saya yang mungkin lupa.

Selain bak penampungan untuk tempat mandi dan mencuci, saya juga sering mengisi bak penampungan yang ada di belakang rumah.

Dan anehnya, keesokann harinya pas tengah hari, tiba-tiba terdengan suara orang mandi di belakang. Dan pas dicek, ternyata air yang sore kemarin saya isi, tinggal setengahnya juga seperti bak penampungan utama. Dan hari itu juga saya makin heran dengam rumah ini.

Beberapa hari berlalu.

Anehnya, ketika mertua ada, hal yang saya rasakan ketika malam hari melewati ruang makan, biasa aja. Tapi hari itu, saya merasa sedang ada yang memperhatikan saya di sudut meja makan yang berdeketan dengan lemari kuno yang ukurannya lumayan besar.

loading...

Akhir cerita. Pas mertua pulang, saya belum cerita. Tapi hal yang saya alami, dialami juga oleh mertua, yang di mana pas mengisi air buat minum di ember penampungan, baru 2 jam penuh, pas mau dipakai untuk memasak air, tiba-tiba kosong habis.

Dan apa yang mertua bilang? “Enggak apa-apa. Itu cuma penunggu sumur yang ada di rumah. Kayaknya dia haus, jadi minum air yang di ember.”

Dan saya pun ceritakan semua kejadian yang saya alami. Ternyata, di rumah mertua saya ada penunggunya yang disimpan oleh orang tuanya terdahulu. Dia enggak akan menampakkan diri sih dalam janjinya dulu.

Masih banyak kejadian yang saya alami di sini (rumah mertua). Bahkan sebelum menikah. Adanya penampakan lah pas di jalan dekat tower, ada yang liatin di balik pohon. Dan yang paling menakutkan, tiba-tiba ada burung hantu di depan saya pas naik motor. Dan motor tiba-tiba mati.

 

 

———-
sumber: @eandriyana10

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *