Kepala Tanpa Badan di Hutan Tongtongan

Areal yang jauh dari keramaian dan hanya ditumbuhi pepohonan pinus dan trembesi itu adalah merupakan salah satu tempat yang sangat angker ….
oleh: Tim Redaksi

 

Neomisteri – Pada rentang 1965-1980, boleh dikata, Hutan Tongtongan yang terletak di Desa Juworo, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, termasuk sebagai salah sartu hutan terangker di bilangan Jawa Tengah. Betapa tidak, walau tak ada petunjuk berupa batu nisan atau yang sejenisnya, namun, di hutan ini, terdapat kuburan massal aktivis PKI.

Keangkerannya benar-benar bukan isapan jempol belaka, tak peduli, walau siang tak jarang penghuni gaib tempat itu kadang suka usil. Keusilan sang penunggu gaib itu dibuktikan ketika dilakukan pekerjaan pengecoran (pengerasan jalan dengan beton-red) ruas jalan di dekat hutan itu.

“Padahal siang hari, mendadak, salah seorang pekerja yang hendak menuangkan adukan semen dari ember langsung berteriak panjang dan tak sadarkan diri. Kerika sadar, ia hanya bisa bilang bahwa yang dituang tadi bukanlah adukan semen, melainkan kepala manusia yang berlumuran darah”, demikian cerita salah seorang penduduk yang kebetulan sedang minum kopi di satu-satunya warung yang ada di dekat hutan itu.

“Selanjutnya?” Desak neomisteri.

“Yang jelas, orang tadi, esok dan seterusnya tak lagi kelihatan bekerja. Menurut teman-temananya, ia meminta pindah ke tempat lain dan tak maum lagi kembali bekerja di tempat itu”, jawab sosok yang mengaku bernama Subandi dan kesehariannya memikat burung-burung liar.

“Lho … kok warung ini tidak pernah diganggu?” Selidik neomisteri.

Pemilik warung hanya tersenyum dan menjawab; “Selain saya serahkan kepada Allah, saya juga meminta mereka agar tidak mengganggu orang yang mencari nafkah. Selain itu, kami buka sejak pukul 08.00 dan tutup pukul 17.00”. Hutan ini disebut-sebut paling angker di Jawa Tengah (Jateng).

Ilustrasi asap
Ilustrasi asap

Mas Bandi kembali bercerita, pernah kejadian, ketika peremajaan pepohonan. Waktu itu beberapa petugas dari PERHUTANI databng untuk memotong pohon. Tanpa sebab yang jelas, salah satu dari mereka sontak menceracau dan berteriak-teriak tak karuan. Intinya, hari itu, mereka dilarang memotong pohon.

Akhirnya, setelah berembug, pimpinan rombongan memutuskan agar mereka segera kembali pulang untuk melaporkan hal yang baru saja dialaminya. Dan beberapa waktu kemudian, dengan persiapan yang cukup mereka pun kembali untuk melakukan penebangan.

Menurut pengamatan neomisteri, Hutan Tongtongan angker tak hanya karena di sana terdapat kuburan massal, jauh sebelumnya, tempat tersebut juga merupakan hutan yang sangat-sangat jarang dirambah oleh manusia — boleh dikata, sejak zaman dahulu, Kawasan Hutan yang terdapat di Desa Juworo, Kecamatan Gayer, Kabupaten Grobogan, termasuk sebagai kawasan jalma mara jalma mati, sato mara sato mati, setan mara setan mati.

Merujuk kata di atas, maka, kita dapat membayangkan betapa angkernya hutan tersebut.

“Jadi jangan kaget, walau siang, apalagi menjelang sore, kita melihat kelebat bayangan atau bahkan penampakan kepala berlumuran darah tanpa badan tergeletak di tepian jalan yang kita lalui”, lanjut ceritanya, “kadang dengan mulut terkatup dan mata terpejam dan tak jarang dengan mulut terbuka dan mata melotot”, pungkasnya.

Neomisteri benar-benar puas, keterangan Mas Bandi walau ia bukan penduduk setempat namun dianggap dapat mewakili pelbagai peristiwa horor yang pernah terjadi di Hutan Tongtongan yang angker itu.

artikel terkait

Apa komentarmu?

Artikel Terbaru

ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Metode Kirlian, Klenik yang Dibungkus Sains

Kata cenayang-cenayang itu, foto-foto Kirlian memperlihatkan "aura" manusia yang dianggap mewakili eksistensi spiritual dan emosional kita. Lebih jauh lagi, cenayang-cenayang itu berusaha tampak ilmiah...

Pemilik Rumah Kuno Berhantu Ungkap Misteri Kelam

Sang ayah menemukan sejumlah artefak aneh di dinding rumah tersebut. Termasuk tumpukan tulang yang diduga manusia. Selain itu, mumi kucing berusia 500 tahun...

Putri Kembang Sore

Artikel Terpopuler