Mantra Awet Muda

Tak pernah ada yang dapat menepis, walau sudah dimakan usia, namun, pasangan ini bak Dewa Kamajaya dan Dewi Kamaratih yang pesonanya tak pernah pudar barang sedikitpun ….

Oleh: Ryan Sampurnajati

 

Neomisteri – Reuni SMA kali ini, terasa benar-benar luar biasa. Betapa tidak, hampir semua dapat meluangkan waktu untuk datang. Celoteh kegembiraan pun terdengar di sana-sini. Suasana pun jadi ingar.

Satu sama lain menceritakan kembali kenakalan mereka lari waktu pelajaran atau menggoda para guru dengan pelbagai alasan, bahkan, saat menyatakan cintanya baik kepada teman sekelas atau kelas lainnya.

Suasana mendadak menjadi hening, ketika, pasangan Andri dan Tiwi masuk ke ruangan.

“Ini baru pasangan yang serasi”, demikian celoteh Heru memecah kesunyian.

“Ya …”, kata semua yang ada hampir bersamaan.

Ruangan pun kembali riuh. Banyak yang menanyakan, kenapa Andri dan Tiwi yang selalu menyebet juara dalam debat Bahasa Indonesia tidak berubah sama sekali. Keduanya hanya tersenyum penuh arti.

Neomisteri yang penasaran coba menggali lebih dalam lagi.

Hingga akhirnya, sambil berbisik, Andri pun menjawab; “Jujur saja, sejak SMA kelas dua, aku selalu mengamalkan Mantra Awet Muda”.

“Bukan main, terus?”, gumam Neomisteri.

Andri yang benar-benar mafhum dengan keingintahuan Neomisteri pun langsung menambahkan, “Pertama, jangan sekali-kali meninggalkan salat lima waktu”.

“Selanjutnya, tepat malam empat belas ketika purnama penuh, lepas Shalat Isa, ambil segelas air dan amalkan mantranya;

Bismillāhir roḥmānir roḥīm
Padusanku sendhang pakawulan
Cah ayu, molah-malih kaya rembulan
Kelap-kelip kaya lintang
Iya aku wong bagus/ayu ning jagad gumelar”.

“Baca sebanyak sembilan puluh sembilan kali, lalu tiupkan ke air yang ada di dalam gelas. Dan tepat tengah malam, campurkan air tadi ke dalam bak atau ember, lalu mandi sebagaimana kita keramas”, lanjutnya menerangkan.

“Kemudian, lakukan mandi itu sebanyak tujuh malam berturut-turut dengan cara sebagaimana yang aku sebutkan tadi”, imbuhnya menutup pembicaraan.

Neomisteri hanya dapat tersenyum sambil menepuk bahu Andri sebagai tanda terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *