Mengenal Terapi Sengat Lebah

Apiterapi mulai populer di Indonesia sejak tahun 1980-an. Apiterapi semakin populer setelah WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) dalam Konfrensi Akupunktur Sengat Lebah Sedunia di Cina mengakui Apiterapi bisa digunakan untuk pengobatan alternatif.

 

 

Neomisteri – Terapi pengobatan dengan sengat lebah sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu dan sudah digunakan di daerah Cina hingga timur tengah. Terapi Lebah saat ini lebih dikenal dengan nama Apiterapi yang berasal dari kata Apis yang berarti lebah dan therapy yang berarti pengobatan.

Apiterapi mulai populer di Indonesia sejak tahun 1980-an. Apiterapi semakin populer setelah WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) dalam Konfrensi Akupunktur Sengat Lebah Sedunia di Cina mengakui Apiterapi bisa digunakan untuk pengobatan alternatif.

Baca: Hipnotis untuk Memperbesar Payudara

“Lebah dapat digunakan mengobati berbagai penyakit, khususnya lebah dengan jenis Apis Mellyfera. Dan terapi sengatan lebah (Bee Venom Therapy – BVT) sudah diterapkan di sejumlah negara di dunia. Seperti Bulgaria, Rusia, China, Korea dan Indonesia.”

Dikutip dari Wikipedia, Sengat Lebah sendiri diketahui memiliki sekitar 120 komponen kimia aktif dan baru 40 kompenen yang sudah terdeteksi. Diantaranya 11 peptida, 5 enzim, 3 amine, karbohidrat, lemak, dan asam amino.

Peptida yang paling berperan adalah melittin, apamin, Mast Cell Degranulating Peptida dan adolapin. Komponenen zat tersebut akan berfungsi sebagai anti radang, anti jamur, anti bakteri, anti pyretic, serta merangsang hormon ACTH. Hormon ACTH dapat merangsang cortex adrenal untuk memproduksi hormon kortison lebih banyak.

Sengat lebah memiliki Enzim Utama yaitu Hyaluronidase dan Fosfolipase A. Hyaluronidase berfungsi memecah cairan antar sel sehingga lebih cepat menyebar di antara sel. Sedangkan Fosfolipase A merusak fosfolipid yang menyebabkan kematian sel.

Baca: Menguak Khasiat Pengobatan Akupuntur

Dengan berbagai kandungan yang dimiliki, membuat Terapi Lebah dipercaya mampu mengobati penyakit berbahaya, Kanker. Meski demikian, tidak semua pihak percaya Terapi Lebah bisa menjadi pengobatan alternatif.

Seperti dilansir Daily Mail pada Agustus 2013 lalu, American Cancer Society mengklaim belum ada studi klinis pada manusia yang menyatakan bahwa sengat lebah bisa menjadi langkah efektif untuk mengobati kanker.

artikel terkait

Apa komentarmu?

Artikel Terbaru

ARTIKEL MENARIK LAINNYA

5 Khasiat Kulit Salak untuk Kesehatan

Kulit salak mengandung flavonoid, yang merupakan senyawa antioksidan yang membantu melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Flavonoid juga membantu meningkatkan aliran darah dan...

4 Ramuan Warisan Leluhur untuk Mengencangkan Payudara

Tidak dapat dipungkiri, selain wajah, rambut dan bentuk tubuh, semua kaum Hawa di dunia mengidamkan bentuk payudara yang indah .... Oleh: Ajie Soebandi   Neomisteri - Bagi...

Artikel Terpopuler