Peranti Pelet: Mustika Klenting Mungil

Walau bentuknya yang mirip dengan kendi sangat kecil dengan tali warna-warni di lehernya, namun, kedahsyatan media yang biasa dipakai sebagai sarana pelet itu ternyata luar biasa ….
oleh: Ragil Utomo

 

Neomisteri – Beberapa malam ini, tak seperi biasanya, Arif lebih banyak mengurung diri di kamarnya. Ia tak terlihat duduk bersama-sama dengan sahabatnya, Sopar, Mas Min, Marno dan Oyen di gardu yang terletak di sudut gang tempat ia tinggal.

Dengan logat Jawa-nya yang kental, Mas Min berkata; “Biasa, Arif lagi bingung. Maklum, Dewi mendadak jalan sama temennya sekantor”.

Baca: Kedahsyatan Keris Pusaka Klewer

“Biasa, pasti ada masalah” Kata Sopar, Marno dan Oyen hampir bersamaan, “nanti kalau sudah tenang mereka juga balikan”, lanjut Oyen sambil tersenyum penuh arti.

“Kalo enggak?” Sahut Sopar seenaknya, “Arif bakal frustasi … gua udah bilang, saingan lu sekali ini berat. Si Toto yang sekarang lagi ngedeketin Dewi anak orang kaya campur anak sekolahan. Nah Arif … cuman menang titel doangan”, lanjutnya panjang lebar.

“AMD … yak”, timpal Marno, “emang orang rumah tangga cuman makan buah cinta. Sekali-kali kan juga pengen beli barang, jalan-jalan ama rutin ke salon buat melihara badan”, imbuhnya membenarkan komentar Sopar.

Baca juga: Centong Tiga Randa

Oyen yang sejak tadi lebih banyak diam akhirnya buka suara; “Kalo menurut gua, kita doain aja biar Arif jadian sama Dewi. Rasanya dia bedua pasangan yang pas. Maksud gua, sama-sama dari keluarga Jawa, kelasnya juga menengah. Jadi enggak saling ngerendahin”.

Keempatnya sepakat untuk berdoa agar apa yang diinginkan Arif dapat terkabul, dan mereka pun langsung asyik tenggelam dalam lamunannya masing-masing ….

Ilustrasi asap


Sementara, di kamar, Arif berjalan mondar-mandir sambil sesekali menghisap rokoknya dalam-dalam dan menghembuskannya dengan keras. Ia seolah ingin melepaskan beban berat yang tengah menghimpit dadanya — maklum, sementara hatinya tak ingin Dewi jatuh ke pelukan lelaki lain, namun, di satu sisi ia juga belum punya tabungan yang cukup jika diminta untuk segera berumah tangga.

Tapi apa daya, cinta memang bisa membutakan hati dan pikiran siapa pun juga. Termasuk Arif ….

Ia nekat mengambil kotak kecil yang selama ini tergeletak dengan apik di atas lemari pakaian di kamar yang biasa digunakan oleh keluarganya untuk mendirikan salat. Ya … lemari yang bagian atasnya tergelar kain sutra berwarna kuning itu dipenuhi dengan berbagai benda yang merupakan peninggakan almarhum kakeknya. Mulai tombak, keris, cemeti bahkan beragam bentuk dan jenis batu.

Baca juga: Keris Sesuai Bulan Kelahiran

Arif sengaja mengambil benda kecil berbentuk kendi yang bagian lehernya diikat dengan tali empat warna yang sudah lusuh — bagi kalangan spiritual biasa disebut dengan mustika Klenthing Mungil — suatu benda yang jika dibacakan mantra khusus diyakini dapat membuat yang dituju jadi tergila-gila.

Setelah segala sesuatunya siap, Arif duduk bersimpuh di depan perapian. Dengan khusyuk ia mengurai talinya. Kini, mustika Klenting Mungil berayun-ayun di atas perapian seolah pendulum. Setelah hati dan pikirannya tenang, Arif langsung menaburkan kemenyan madu di atas perapian ….

Bersamaan dengan kemelun asap kemenyan, Arif pun membayangkan wajah Dewi dan dilanjutkan dengan membaca mantranya;

Bismilahirrohmanirrohim
Nyai Iteung Kaki iteung,
Sing ireng wijile klentheng,
Ingsung ora arep muter sapa-sapa
Kajaba muter ati si jabang bayine … (sebut nama yang dituju)
Asih marang badan ingsun.

Beruntung, mustika Klenthing Mungil itu berputar bak pendulum. Hati Aif berdesir keras, karena, menurut cerita sang kakek, jika mustika itu berputar cepat mengikuti irama alunan mantra yang dibaca, artinya, target berhasil dikenakan.

Esoknya, hati Arif langsung berbunga-bunga. Maklum, ia menerima WA dari Dewi yang menyatakan untuk menjemput di kantornya. Dan sejak itu, hampir tiap saat, di mana ada Arif pasti ada Dewi, begitu sebaliknya ….

artikel terkait

Artikel Terbaru

ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Membuka Pintu Rizki dengan Shalawat Nariyah

Barang siapa yang membiasakan atau melanggengkan membaca sholawat ini setiap hari sebanyak 11 kali, maka Allah akan menurunkan rezeki dari langit serta mengeluarkannya dari...

3 Ilmu Karuhun

Tak dapat dipungkiri, sebelum berangkat ke kota besar untuk mengubah nasib atau mengejar cita-cita, lazimnya, para perantau selalu dibekali dengan “sesuatu” sebagai upaya untuk...

Mantra Tolak Balak

Khasiat Badar Besi

Artikel Terpopuler